BERITA UTAMALINTAS SULTENGNASIONALPaluPOLHUKAMSigi

Pemprov Sulteng dan Pemkab Sigi Akan Luncurkan Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (Binatarung) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Faidul Keteng, mengatakan peluncuran tersebut menandai dimulainya pekerjaan rekonstruksi Ruas Jalan Palu–Kulawi yang menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Bidiksulteng.com,PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sigi dijadwalkan meluncurkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Lapangan Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut direncanakan dimulai pukul 07.30 WITA dan menjadi penanda dimulainya sejumlah proyek strategis daerah melalui skema Multi Years Contract (MYC).

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (Binatarung) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Faidul Keteng, mengatakan peluncuran tersebut menandai dimulainya pekerjaan rekonstruksi Ruas Jalan Palu–Kulawi yang menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Ini adalah salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni BERANI LANCAR Sulteng Nambaso, untuk memperkuat konektivitas antar daerah dan mendukung percepatan pembangunan wilayah,” kata Faidul Keteng kepada media, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut akan dihadiri dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenae, jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

Faidul menjelaskan, Kabupaten Sigi dipilih sebagai lokasi pelaksanaan seremoni karena memiliki nilai strategis. Ruas Jalan Palu–Kulawi merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Kota Palu dengan sejumlah kawasan produktif di Kabupaten Sigi dan wilayah hinterland Sulawesi Tengah.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai di jalur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan aktivitas ekonomi lainnya.

“Melalui proyek rekonstruksi ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas jalan dan jembatan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, infrastruktur yang lebih baik diyakini dapat mempercepat mobilitas masyarakat, menekan biaya transportasi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi di daerah yang dilintasi.

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memprioritaskan pembangunan 12 ruas jalan utama melalui skema MYC dengan total anggaran mencapai Rp604,829 miliar.

Program tersebut mencakup pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kabupaten, antara lain Ruas Tomata di Kabupaten Morowali Utara, Palu–Kulawi di Kabupaten Sigi, Tonusu, Meko–Pendolo, Dataran Bulan di Kabupaten Tojo Una-Una, Air Terang di Kabupaten Buol, serta pembangunan dan penggantian jembatan sepanjang 30 meter di Kabupaten Banggai Laut.

Pengerjaan proyek-proyek tersebut direncanakan dimulai pada tahun 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2027.

“Dengan adanya program ini, diharapkan konektivitas wilayah di Sulawesi Tengah semakin meningkat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara merata,” kata Faidul.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyatakan bahwa program MYC merupakan bagian dari upaya mewujudkan program BERANI LANCAR, yang bertujuan meningkatkan konektivitas antardaerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan memudahkan mobilitas masyarakat.

“Kita persiapkan bersama Bupati Sigi peluncuran seluruh proyek multiyears pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Sigi,” ujar Anwar Hafid.

Menurut gubernur, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah penyangga pertumbuhan ekonomi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga akan menghadirkan Pasar Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Pemerintah berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi Kabupaten Sigi dan Sulawesi Tengah secara keseluruhan.

Berdasarkan surat undangan resmi yang ditandatangani Gubernur Sulawesi Tengah, para camat dan kepala desa diminta mengoordinasikan serta mengajak masyarakat di wilayah masing-masing untuk menghadiri kegiatan peluncuran pembangunan infrastruktur tersebut.

Penulis : MSG
Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close