
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSMorowaliMorowali UtaraNASIONALPaluPOLHUKAM
Karyawan PT UKK Dilaporkan Jatuh dari Tongkang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian di Morowali Utara
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Pos SAR Morowali dari rekan korban, Budi, pada Selasa (4/8/2026) pukul 18.07 WITA. Laporan disampaikan setelah upaya pencarian awal yang dilakukan rekan kerja dan aparat setempat belum membuahkan hasil.
Bidiksulteng.com,MOROWALI UTARA – Seorang karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (PT UKK), Supriadi (31), dilaporkan jatuh dari tongkang di kawasan Pelabuhan Jetty Desa Ganda-Ganda, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Hingga Rabu (5/8/2026), korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Pos SAR Morowali dari rekan korban, Budi, pada Selasa (4/8/2026) pukul 18.07 WITA. Laporan disampaikan setelah upaya pencarian awal yang dilakukan rekan kerja dan aparat setempat belum membuahkan hasil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 06.10 WITA saat korban melakukan pengecekan kemiringan tongkang di bagian belakang.
Saksi kemudian meminta korban kembali ke bagian depan tongkang. Namun, panggilan tersebut tidak mendapat respons. Setelah dilakukan pengecekan, rekan korban menemukan helm dan sepatu milik korban mengapung di permukaan air.
Korban tidak ditemukan hingga sore hari. Upaya pencarian awal oleh rekan kerja dan aparat setempat juga belum membuahkan hasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Pos SAR Morowali untuk meminta bantuan operasi pencarian dan pertolongan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Morowali diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada Selasa (4/8/2026) pukul 18.24 WITA menggunakan truk personel. Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 22.54 WITA dan selanjutnya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyusun langkah pencarian.
Memasuki hari kedua operasi, Rabu (5/8/2026) pukul 07.00 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing guna memastikan kesiapan personel, peralatan, pembagian tugas, serta penyampaian petunjuk keselamatan kerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas.
Selanjutnya, pada pukul 07.15 WITA, operasi pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian menggunakan Aqua Eye, sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran di pesisir kawasan Pelabuhan Jetty dengan radius sekitar satu kilometer. Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet serta speed boat milik PT UKK dengan cakupan area hingga radius dua mil laut dari lokasi kejadian.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali, Polsek Petasia, Babinsa, PT Usaha Kita Kinerja Utama, serta masyarakat setempat.
Peralatan yang digunakan meliputi truk personel, perahu karet, peralatan penyelamatan di air, perangkat navigasi, peralatan komunikasi, perlengkapan medis, dan peralatan evakuasi.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam proses pencarian. Perkembangan operasi SAR akan disampaikan sesuai hasil pelaksanaan di lapangan.
Jika di kemudian hari terdapat perkembangan, seperti korban ditemukan atau operasi SAR dihentikan, berita ini dapat diperbarui sesuai informasi resmi dari Basarnas.
Sumber : Rusmadi, S.E.,M.M.Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR
Pewarta : MSG
Editor : Bidiksulteng.com






