
BERITA UTAMAKriminalLINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALSOROTANToli-toli
“Dua Pendaki Tersesat di Gunung Dako, Warga dan SAR Berpadu dalam Pencarian”
Gunung dako, desa lakatan, kec. Galang, Kab. Tolis, Prop. Sulawesi Tengah, pada koordinat LKP : 1° 5'8.15"N - 120°57'11.96"E Heading 68° arah timur laut dari USS Tolis Jarak lurus 17 Km dengan Waktu Tempuh 30 menit
Bidiksulteng.com,Toli-toli – Selasa, 24 Maret 2026,Operasi sar kondisi membahayakan manusia dua orang pendaki tersesat di gunung dako, desa lakatan, kec. Galang, Kab. Toli-toli, Prop. Sulawesi Tengah, sebagai berikut:
Sumber Info kejadian :
Dari Bpk Reza (Rekan korban)
Pada Tanggal 24 Maret 2026 pukul 14.16 wita
Lokasi Kejadian :
Gunung dako, desa lakatan, kec. Galang, Kab. Tolis, Prop. Sulawesi Tengah, pada koordinat LKP : 1° 5’8.15″N – 120°57’11.96″E Heading 68° arah timur laut dari USS Tolis Jarak lurus 17 Km dengan Waktu Tempuh 30 menit
Kronologi Kejadian :
Pada hari Senin, 23 Maret 2026 sekitar Jam 11.00 Wita kedua korban bersama dengan dua rekannya melakukan pendakian di gunung dako, desa lakatan tepatnya di sekitar pos 3 kedua korban berhenti di pos 3 dengan alasan kelelahan dan dua orang temannya melanjutkan perjalanan ke puncak gunung/titik yang mereka tentukan kemudian pada pukul 13.00 wita setelah kedua teman korban kembali dari puncak ke pos 3 tempat kedua korban beristirahat didapati kedua korban sdh tdk ada kemudian tmn korban melakukan pencarian di area LKP dan sampai saat ini kedua korban belum di temukan selanjutnya melaporkan ke Unit Siaga SAR Toli-Toli.
Pelaksanaan Ops SAR:
Pada pukul 14.34 wita Tim Rescue USS Tolis berangkat ke lokasi kejadian menggunakan Rescue Car.
Jumlah Korban : 2 Org
Data Korban :
1. Moh agil (L/21 thn)
2. Moh Rifal (L/18 thn)
Unsur SAR yang terlibat :
1. Tim Rescue USS Tolis
2. Bhabinkamtibnas
3. pemerintah desa
4. Masyarakat setempat
Alut yang digunakan :
1. Rescue Car
2. Peralatan Navigasi
3. Peralatan Jungle
4. Peralatan Komunikasi
5. Palsar medis
6. Pal sar evakuasi
Perkembangan Operasi SAR akan dilaporkan.
Editor : Bidiksulteng






