
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSPOLHUKAM
Wamendagri Ribka Haluk Sampaikan Duka Cita atas Insiden Pesawat AMA di Yahukimo
"Saya selaku Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum kapten pilot serta keluarga besar maskapai AMA yang saat ini tengah berduka atas peristiwa penembakan pilot di Kabupaten Yahukimo,"
Bidiksulteng.com,YOGYAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan duka cita mendalam atas insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) yang mengakibatkan pilot Nicholas F. Goselin meninggal dunia di Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Pernyataan tersebut disampaikan Ribka usai menghadiri Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 di Yogyakarta, Kamis (2/7/2026).
“Saya selaku Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum kapten pilot serta keluarga besar maskapai AMA yang saat ini tengah berduka atas peristiwa penembakan pilot di Kabupaten Yahukimo,” ujar Ribka.
Menurut Ribka, peristiwa tersebut tidak hanya mengakibatkan hilangnya nyawa seorang pilot yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan, tetapi juga berpotensi mengganggu layanan penerbangan perintis yang menjadi akses utama masyarakat di wilayah-wilayah terpencil Papua.
Ia menilai terganggunya layanan penerbangan perintis dapat berdampak terhadap akses masyarakat terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas perekonomian.
“Tidak ada cara lain untuk membangun Papua selain menghadirkan pelayanan bagi masyarakat di daerah-daerah pinggiran. Karena itu, setiap tindakan harus mempertimbangkan hajat hidup orang banyak. Jangan sampai masyarakat, terutama anak-anak Papua yang tinggal di daerah-daerah terpencil, justru menjadi pihak yang dirugikan,” tegasnya.
Ribka meminta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparat keamanan segera mengusut peristiwa tersebut dan mengambil langkah-langkah sesuai kewenangan yang berlaku.
Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan maskapai penerbangan perintis, termasuk PT AMA, yang selama ini melayani masyarakat di daerah-daerah dengan akses transportasi terbatas.
“Kalau pesawat-pesawat perintis yang melayani masyarakat di daerah paling terpencil ini sudah tidak ada lagi, siapa yang akan datang melayani mereka?” katanya.
Berdasarkan laporan yang diterima, pesawat Caravan PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) melaksanakan penerbangan perintis dari Bandara Wamena menuju Lapangan Terbang Balinggama pada Kamis pagi. Setelah mendarat, pesawat tersebut dilaporkan diduga diserang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), menurut informasi yang disampaikan dalam rilis Kemendagri, sebelum kemudian terbakar. Dalam insiden itu, pilot Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia.
Menutup keterangannya, Ribka mengajak masyarakat mendoakan almarhum serta berharap layanan penerbangan perintis di Tanah Papua tetap dapat berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil.
“Kita mendoakan semoga almarhum kapten pilot mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. Semoga pelayanan maskapai AMA terus diberkati Tuhan dan tetap menjadi berkat bagi masyarakat yang tinggal di daerah-daerah paling terpencil di Tanah Papua,” tutupnya.
Pewarta : MSG
Editor : Bidiksulteng.com






