BanggaiBanggai KepulauanBanggai LautBERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAMSOROTAN

Tim SAR Evakuasi Korban Long Boat Mati Mesin di Banggai Laut

Korban diketahui bernama Lasati (36), yang dilaporkan mengalami kendala mesin saat dalam perjalanan dari Desa Toropot menuju Banggai Laut.

Bidiksulteng.com,Banggai Laut – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang warga yang mengalami mati mesin saat menggunakan long boat di perairan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Kamis (7/5/2026).

Korban diketahui bernama Lasati (36), yang dilaporkan mengalami kendala mesin saat dalam perjalanan dari Desa Toropot menuju Banggai Laut.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari pihak keluarga korban, Anca, pada pukul 10.18 WITA.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban berangkat sekitar pukul 08.30 WITA menggunakan long boat. Sekitar pukul 09.45 WITA, korban sempat menghubungi keluarga dan menginformasikan bahwa perahunya mengalami mati mesin di perairan Bokan Kepulauan.

Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil. Laporan selanjutnya diteruskan ke Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.

Lokasi kejadian berada di koordinat 1°54’14.25″ LS – 123°31’28.57″ BT atau sekitar 18 nautical mile arah selatan dari USS Banggai Laut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Banggai Laut bersama unsur SAR gabungan bergerak menuju lokasi pada pukul 11.50 WITA.

Setibanya di lokasi, tim melaksanakan briefing, pengecekan kesiapan personel dan alat utama (alut), serta pembagian tugas sesuai prosedur operasi standar (SOP) Basarnas sebelum melakukan pencarian.

Pada pukul 12.40 WITA, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di koordinat 1°48’11.39″ LS – 123°27’58.94″ BT atau sekitar 3 nautical mile sebelah barat dari lokasi awal kejadian.

Korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Tinakin, Kabupaten Banggai Laut.

Tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pelabuhan Tinakin pada pukul 14.50 WITA dan selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, SH, menyampaikan bahwa operasi SAR resmi diusulkan ditutup pada pukul 15.10 WITA setelah korban ditemukan dalam keadaan selamat.

“Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujarnya.

Unsur SAR yang terlibat dalam operasi tersebut terdiri dari Tim Rescue USS Banggai Laut, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Dalam operasi itu, tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB), rescue car, peralatan navigasi, peralatan water rescue, perangkat komunikasi, perlengkapan medis, serta alat evakuasi SAR.

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

Close