


Bidiksulteng.com,Palu – Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, meninjau langsung Rumah Sakit (RS) Tentara Dr. Sindu Trisno di Kota Palu untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam memeriksa kesiapan tenda darurat yang disiapkan sebagai lokasi pelayanan dan perawatan sementara bagi pasien. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya antisipatif guna menjamin keselamatan pasien sekaligus memastikan layanan kesehatan tetap berjalan di tengah situasi pascabencana.
Selain meninjau tenda darurat, Pangdam juga melihat langsung kondisi pasien yang sedang menjalani perawatan. Ia berdialog dengan tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit untuk memperoleh informasi terkait kondisi pelayanan, kesiapan fasilitas, serta kebutuhan yang diperlukan dalam penanganan dampak gempa.
Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan keberlangsungan pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama dalam situasi darurat bencana.
“Kita harus memastikan seluruh fasilitas kesehatan tetap berfungsi dengan baik sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis dapat tertangani secara cepat, aman, dan optimal. Kodam XXIII/Palaka Wira siap mendukung langkah-langkah penanganan darurat bersama pemerintah daerah dan instansi terkait,” ujar Pangdam.
Menurutnya, seluruh unsur di jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira terus bersiaga untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan dalam penanganan dampak bencana, termasuk mendukung operasional fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat terdampak.
Peninjauan tersebut juga dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung pelayanan kesehatan, seperti tenda darurat, perlengkapan medis, dan fasilitas lainnya, berada dalam kondisi siap operasional.
Kunjungan Pangdam ke RS Tentara Dr. Sindu Trisno menjadi bagian dari respons cepat TNI AD dalam mendukung penanganan dampak gempa bumi di Sulawesi Tengah. Melalui langkah tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal selama masa tanggap darurat pascabencana.
