
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigi
Sigi Masuk Nominasi Kabupaten Pelopor UMKM Digital 2026
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mengatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, serta dukungan berbagai sektor.
Bidiksulteng.com,SIGI — Kabupaten Sigi kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Daerah ini resmi masuk dalam nominasi Kabupaten Pelopor UMKM Digital 2026 pada ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang digelar Detikcom bersama Bakti Komdigi.
Pengakuan tersebut menjadi indikator keberhasilan upaya transformasi digital yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Sigi, khususnya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mengatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, serta dukungan berbagai sektor.
“Ini adalah bentuk apresiasi bagi seluruh aparatur dan pemangku kepentingan yang telah bekerja bersama mewujudkan visi pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan UMKM berbasis digital,” ujar Rizal di kediamannya, Selasa (21/4/2026).
Digitalisasi Perkuat Akses Produk Lokal
Rizal menjelaskan bahwa pengembangan UMKM menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah, selain sektor pertanian dan pariwisata yang juga menjadi kekuatan perekonomian Sigi.
Melalui berbagai platform dan inovasi digital, akses pasar produk lokal kini semakin luas. Sejumlah komoditas unggulan seperti bawang panggang, kerajinan mebel, dan kopi khas Sigi mulai dikenal lebih luas. Salah satu produk yang mendapat pengakuan nasional adalah Kopi Dombusai.
“Digitalisasi membuka akses pasar yang lebih luas. Masyarakat kini bisa mengetahui dan membeli produk UMKM Sigi dengan lebih mudah,” jelasnya.
Kolaborasi Jadi Kunci
Menurut Rizal, keberhasilan ini turut didukung berbagai program inovatif, termasuk inisiatif berbasis komunitas seperti BOMi for UMKM, yang mendorong pelaku usaha beradaptasi dengan ekosistem digital.
Kolaborasi lintas perangkat daerah seperti Dinas Kominfo dan Bapperida juga menjadi faktor pendorong.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh sinergi agar potensi daerah bisa berkembang maksimal,” tegasnya.
Dukungan Nasional untuk Transformasi Digital
Sebagai informasi, malam penganugerahan Apresiasi Konektivitas Digital 2026 digelar di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (17/4/2026). Acara tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, swasta, hingga komunitas.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat konektivitas digital di Indonesia.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kerja sama dari berbagai elemen untuk memastikan konektivitas digital merata,” ujarnya, dikutip dari Detikcom.
Target Tembus Pasar Global
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sigi menargetkan produk-produk UMKM lokal tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional.
Rizal optimistis penguatan digitalisasi akan membuat UMKM Sigi semakin maju dan berkontribusi besar terhadap ekonomi daerah.
“Harapan kami sederhana, produk lokal Sigi bisa mendunia dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Rizal.
Editor : Bidiksulteng.com






