BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALSigi

ATR/BPN Evaluasi Standar Biaya Keluaran di Sigi untuk Perkuat Perencanaan Anggaran

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), khususnya dalam optimalisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

Bidiksulteng.com,SIGI – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Biro Perencanaan menggelar Rapat Evaluasi Standar Biaya Keluaran (SBK) dan peningkatan kualitas perencanaan anggaran di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Sigi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), khususnya dalam optimalisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

Dalam rapat tersebut, ATR/BPN menekankan pentingnya perencanaan anggaran yang berbasis data, terukur, serta selaras dengan Standar Biaya Keluaran yang telah ditetapkan. Evaluasi SBK dinilai krusial untuk memastikan setiap alokasi anggaran mampu menghasilkan output yang maksimal dan tepat sasaran.

“Perencanaan harus presisi dan berbasis data, sehingga penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat yang optimal,” demikian disampaikan dalam forum evaluasi tersebut.

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam kegiatan ini, di antaranya analisis kesesuaian SBK dengan kondisi riil di lapangan, termasuk komponen biaya transportasi serta kebutuhan spesifik dalam pelaksanaan program di berbagai daerah.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan program. Hal ini dinilai menjadi kunci dalam mempercepat realisasi sejumlah program prioritas nasional, seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penyelesaian sengketa pertanahan, serta penataan ruang yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, ATR/BPN berharap kualitas perencanaan anggaran di seluruh satuan kerja semakin meningkat, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan tepat waktu.

Rapat ditutup dengan penyusunan rencana aksi tindak lanjut oleh perwakilan Biro Perencanaan yang hadir, sebagai bagian dari komitmen memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

Close