BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPalu

Siswa PAUD Ikuti Kunjungan Edukasi di Kantor SAR Palu

Bidiksulteng.comPalu – Siswa-siswi dari PAUD Terpadu Mutiara Hari dan PAUD Ilmi Amalia melaksanakan kunjungan edukasi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada Senin, 26 Januari 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan profesi petugas SAR kepada anak-anak usia dini, sekaligus memberikan pengalaman langsung merasakan naik kendaraan operasional Basarnas. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat mengenal tugas mulia petugas SAR dalam menolong masyarakat saat terjadi bencana maupun kondisi darurat, serta memahami fungsi berbagai kendaraan dan peralatan SAR.

Selama berada di lingkungan Kantor SAR Palu, para peserta dipersilakan memasuki beberapa ruangan yang dipandu langsung oleh personel SAR. Kegiatan dibagi ke dalam beberapa sesi, yakni sesi pertama pemutaran animasi pengenalan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta peralatan Basarnas. Pada sesi kedua, siswa-siswi menyaksikan animasi edukasi gempa bumi yang dilanjutkan dengan simulasi sederhana penanganan gempa.

Sesi ketiga diisi dengan pengenalan peralatan penyelamatan, termasuk perahu karet yang biasa digunakan dalam operasi SAR. Selanjutnya pada sesi keempat, peserta diperkenalkan dengan berbagai kendaraan operasional, sekaligus diberikan kesempatan untuk menaiki kendaraan seperti truk dan ATV Basarnas serta diajak berkeliling di sekitar lingkungan kantor. Tidak hanya siswa-siswi yang terlihat antusias, para guru dan orang tua yang turut mendampingi juga ikut mencoba langsung kendaraan SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Moh. Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi untuk anak-anak ini merupakan program berkelanjutan yang rutin dilaksanakan oleh pihaknya.
“Hari ini kita menerima dua kunjungan dari dua sekolah. Ini bukan hanya hari ini, hampir setiap minggu kami menerima kunjungan dari adik-adik PAUD maupun TK. Kami memberikan edukasi terkait kebencanaan, mengingat wilayah kita rawan bencana,” ujar Moh. Rizal.

Ia menjelaskan bahwa materi edukasi dikemas dengan cara yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak usia dini.
“Agenda pertama, mereka datang kami sajikan video film terkait kebencanaan dengan gaya anak-anak, kartun yang menggambarkan jika terjadi banjir apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dipersiapkan. Kemudian kami juga memberikan pembelajaran terkait bagaimana menggunakan perahu karet,” jelasnya.

Lebih lanjut, Moh. Rizal menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah agar anak-anak mampu menolong diri sendiri saat terjadi bencana.
“Dengan suasana yang santai, adik-adik bisa bermain sambil belajar dan menangkap apa yang menjadi tujuan kita ke depan, supaya adik-adik minimal kalau tidak bisa menolong orang lain, bisa menolong dirinya sendiri. Khususnya saat terjadi gempa, kita mengajarkan adik-adik supaya tetap tenang, sembunyi di bawah meja, dan apabila ada kesempatan segera keluar menuju titik kumpul yang sudah dipersiapkan,” paparnya.(id)

Related Articles

Close