BERITA UTAMADonggalaLINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUS

Bupati Donggala Menutup Kegiatan Sekolah Lapang Padi Sawah, Jagung, Dan Cabai

Bidiksulteng.com,DONGGALA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah merespon tantangan pembangunan dengan menetapkan sektor pertanian sebagai tulang punggung utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Donggala, Moh Yasin saat menutup kegiatan Sekolah Lapang (SL) Padi Sawah, Jagung, dan Cabai yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Hortikultura di Desa Alindau Kecamatan Sindue Tobata pada Senin (11/12/2023).

Dia akan memperkenalkan strategi baru, dimana Pemkab Donggala telah meluncurkan serangkaian langkah untuk mengembangkan sektor pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Berbagai inisiatif diambil untuk memastikan pertanian bukan hanya sebagai mata pencaharian, tetapi juga sebagai pilar utama dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas,” ucapnya.

Beberapa langkah konkret yang diterapkan melibatkan pertama, peningkatan SDM petani melalui program intensif diluncurkan untuk mengubah petani tradisional menjadi petani modern yang siap menghadapi tantangan global. Ini mencakup pelatihan, keterlibatan ahli pertanian, dan akses yang lebih baik terhadap teknologi modern.

Kedua, penguatan kelembagaan petani, pemerintah bekerja sama erat dengan organisasi petani untuk membangun kelembagaan yang kuat.

Kerjasama ini mencakup akses terhadap pasar, fasilitas pembiayaan, dan dukungan teknis bagi para petani.

Ketiga, peningkatan SDM penyuluh pertanian. Program pelatihan dan peningkatan kualifikasi dilakukan untuk memastikan penyuluh pertanian memiliki pengetahuan terkini dan keterampilan yang diperlukan untuk mendampingi petani dalam meningkatkan hasil pertanian.

Keempat, dukungan alat pendukung, investasi signifikan dilakukan dalam penyediaan alat dan teknologi pertanian terkini.

Petani akan menerima dukungan peralatan modern yang memadai untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Dan yang kelima atau terakhir adalah pembangunan pertanian berbasis kawasan, konsep pertanian berbasis kawasan diadopsi untuk membangun sinergi antar petani dan pihak terkait.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya alam dan infrastruktur pendukung.

Bupati Yasin menambahkan, dengan gencarnya upaya ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Donggala akan menjadi motor penggerak utama dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Pemkab Donggala menegaskan komitmen untuk terus bekerja demi menciptakan Kabupaten Donggala sebagai contoh sukses dalam pengembangan sektor pertanian yang berdaya saing di Negeri Seribu Megalit,” pungkasnya. ID

Tinggalkan Balasan

Related Articles

Close