BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Pemprov dan Kemenhaj Sulteng Lepas 1.751 Jemaah Calon Haji 2026

JCH kloter perdana dijadwalkan berangkat pada Jumat (8/5/2026) melalui Kloter 9 Embarkasi Balikpapan. Pada tahap awal ini, panitia memberangkatkan 356 jemaah dalam dua kali penerbangan. Setiap penerbangan mengangkut 178 orang.

Bidiksulteng.com, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi melepas 1.751 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Sulawesi Tengah untuk musim haji 2026. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Aula Serbaguna Asrama Haji Transit Palu, Kamis (7/5/2026) malam.

JCH kloter perdana dijadwalkan berangkat pada Jumat (8/5/2026) melalui Kloter 9 Embarkasi Balikpapan. Pada tahap awal ini, panitia memberangkatkan 356 jemaah dalam dua kali penerbangan. Setiap penerbangan mengangkut 178 orang.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam sambutannya meminta seluruh jemaah untuk fokus menjalankan ibadah haji dan menjaga kekhusyukan sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

“Segala beban yang di rumah tidak usah dipikir. Yang dipikir adalah Allah mengundang kita, karena kita mendatangi rumah-Nya,” ujarnya.

Ia juga berharap doa dari para jemaah agar keberangkatan haji asal Sulawesi Tengah di masa mendatang dapat dilakukan langsung dari Bandara Sis Al Jufri Palu, tanpa harus transit di Balikpapan.

“Saya lagi berusaha. Saya meminta doa kepada bapak ibu. Kalau di Tanah Suci nanti, doakan mudah-mudahan di masa jabatan saya ini jemaah haji tidak akan lagi ke Balikpapan. Karena bandara kita ini sudah internasional,” ucapnya.

Anwar menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan Bandara Sis Al Jufri sebagai bandara internasional sejak 2025. Pada Juni mendatang, bandara tersebut juga dijadwalkan melayani penerbangan internasional perdana dengan penumpang asal Tiongkok.

Kepala Kemenhaj Sulawesi Tengah, Muchlis Aseng, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas bantuan anggaran domestik untuk jemaah haji. Menurutnya, bantuan sebesar Rp12,4 miliar tersebut sangat membantu para jemaah dalam mengurangi beban biaya tambahan.

“Kami mewakili seluruh jemaah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Pemerintah telah hadir membantu jemaah dengan bantuan anggaran domestik mencapai Rp12,4 miliar,” ujarnya.

Muchlis menjelaskan, bantuan itu membuat para jemaah tidak lagi menanggung biaya tambahan yang sebelumnya bisa mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta per orang.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap seluruh 1.751 jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji mabrur.

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

Close