BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Wagub Sulteng Dorong Budaya Kaizen untuk Tingkatkan Pelayanan RS Undata

Hal tersebut disampaikan saat membuka Workshop dan Inhouse Training Festival Inovasi Kaizen yang digelar di Gedung Pogombo, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti tenaga kesehatan dan tenaga penunjang di lingkungan RSUD Undata hingga Jumat (24/7/2026).

Bidiksulteng.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, menegaskan bahwa kualitas pelayanan merupakan faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Workshop dan Inhouse Training Festival Inovasi Kaizen yang digelar di Gedung Pogombo, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti tenaga kesehatan dan tenaga penunjang di lingkungan RSUD Undata hingga Jumat (24/7/2026).

Dalam sambutannya, Wagub Reny mengajak seluruh jajaran RSUD Undata untuk menjadikan filosofi kaizen, yakni perbaikan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, sebagai budaya kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, penerapan kaizen sejalan dengan semangat Program BERANI Sehat yang terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan.

“Berani kaizen! Lakukan perubahan secara bertahap dan berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan Undata,” ujar Wagub Reny.

Ia menjelaskan, penerapan kaizen dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang memberikan dampak besar terhadap kenyamanan dan kepuasan pasien.

Sebagai contoh, di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien yang disambut oleh perawat dengan penampilan rapi, sikap ramah, tutur kata santun, serta respons yang cepat diyakini mampu memberikan rasa aman dan ketenangan sehingga membantu menjaga kondisi psikologis pasien.

Selain aspek pelayanan, Wagub juga menekankan pentingnya efisiensi dalam penyelenggaraan layanan rumah sakit. Menurutnya, penerapan kaizen dapat mendukung upaya memangkas waktu tunggu pasien, mengurangi pemborosan penggunaan alat maupun biaya operasional, sekaligus meningkatkan keselamatan pasien.

Ia mengingatkan agar setiap perubahan positif yang telah diterapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dijalankan secara konsisten.

“Jangan hari ini sudah dilakukan, besok malah dilupakan,” tegasnya.

Wagub Reny optimistis, apabila budaya kaizen diterapkan secara berkesinambungan, kualitas pelayanan RSUD Undata akan terus meningkat sehingga mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan milik pemerintah daerah.

Menurutnya, pelayanan yang semakin baik akan mendorong masyarakat menjadikan RSUD Undata sebagai pilihan utama dalam memperoleh pelayanan kesehatan di Sulawesi Tengah.

“Kalau pelayanan bagus pasti masyarakat mencari kita,” katanya.

Workshop dan Inhouse Training Festival Inovasi Kaizen tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan RSUD Undata sekaligus mendorong lahirnya inovasi pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Sulawesi Tengah.

Pewrata : M S G

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close