
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigi
DPRD Sigi Minta Seluruh Rumah Rusak Akibat Gempa Didata
Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Ikra Ibrahim, saat mengikuti rapat terbatas bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dengan para camat dan kepala desa di Posko Penanganan Bencana Kecamatan Nokilalaki, Rabu (17/6/2026).
BIdiksulteng.com,SIGI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi meminta pemerintah daerah memastikan seluruh rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 terdata secara menyeluruh sebagai dasar penanganan dan pemulihan pascabencana.
Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Ikra Ibrahim, saat mengikuti rapat terbatas bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dengan para camat dan kepala desa di Posko Penanganan Bencana Kecamatan Nokilalaki, Rabu (17/6/2026).
Rapat tersebut digelar untuk mendengarkan langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa di sejumlah wilayah Kabupaten Sigi.
Turut hadir dalam pertemuan itu Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Danrem, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.
Ikra menilai pendataan yang akurat menjadi hal penting karena akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan dan menyusun langkah pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, seluruh infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat gempa harus tercatat secara lengkap, mulai dari rumah warga, rumah ibadah, jembatan hingga ruas jalan.
“Semua infrastruktur yang rusak wajib terdata. Jangan sampai data sudah dikirim ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, kemudian di kemudian hari muncul lagi data baru yang belum terakomodasi,” kata Ikra.
Ia meminta pemerintah daerah hingga pemerintah desa bekerja maksimal dalam proses pendataan agar seluruh kerusakan dapat teridentifikasi secara menyeluruh dan valid.
Selain itu, Ikra menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam proses pengumpulan data di lapangan.
Ia juga mengimbau warga yang rumahnya mengalami kerusakan agar segera melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan, maupun petugas yang ditugaskan melakukan pendataan.
“Pemerintah daerah dan masyarakat harus bahu-membahu serta bergotong royong dalam menyusun data. Masyarakat juga harus proaktif melaporkan kerusakan yang dialami agar tidak ada yang terlewat,” ujarnya.
DPRD Kabupaten Sigi berharap proses pendataan kerusakan dapat segera diselesaikan sehingga usulan bantuan kepada pemerintah pusat dapat diproses lebih cepat dan mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak gempa.
Pendataan yang lengkap dan akurat dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan bantuan penanganan pascabencana dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Editor : Bidiksulteng.com
Penulis : M S G






