
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigi
Program Pakagali Pakagaya Dorong Kebersihan Warga Dolo Selatan
Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya membangun dan memperkuat budaya hidup bersih, sehat, serta tertata di tengah masyarakat.
Bidiksulteng.com,SIGI – Pemerintah Kecamatan Dolo Selatan mulai mengintensifkan persiapan pelaksanaan Lomba Kebersihan Antar-RT yang menjadi bagian dari implementasi Program Pakagali Pakagaya Nyata Pemerintah Kabupaten Sigi.
Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya membangun dan memperkuat budaya hidup bersih, sehat, serta tertata di tengah masyarakat.
Persiapan dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa, perangkat RT, dan masyarakat di sejumlah wilayah. Sejumlah desa mulai melakukan kegiatan kerja bakti dan penataan lingkungan permukiman, di antaranya Desa Poi dan Desa Bangga.
Camat Dolo Selatan, Yahya Y.A. Landua, mengatakan semangat utama dari kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk mengejar penilaian dalam perlombaan. Menurut dia, pemerintah kecamatan ingin mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif agar kebersihan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Persiapan dilakukan sejak sekarang agar masyarakat terbiasa menjaga kebersihan. Jadi bukan karena ada lomba baru kemudian bergerak membersihkan lingkungan, tetapi bagaimana kebersihan itu menjadi budaya yang terus dijaga,” ujar Yahya saat memberikan keterangan, Senin (7/9/2026).
Selain menjaga kebersihan lingkungan, Pemerintah Kecamatan Dolo Selatan juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif melalui penanaman sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), serta pengembangan kebun gizi rumah tangga.
Menurut Yahya, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Selain menciptakan kawasan permukiman yang lebih hijau dan asri, pemanfaatan pekarangan juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Dalam arahannya, Yahya meminta pemerintah desa bersama masyarakat memperhatikan sejumlah indikator dalam penataan lingkungan. Di antaranya pembaruan data dan profil desa, pengembangan kebun gizi di setiap rumah tangga, penataan pagar rumah, kebersihan di sepanjang jalan desa, hingga perawatan tanaman dan bunga yang terdampak cuaca panas.
Ia menilai keberhasilan program kebersihan tidak hanya diukur dari hasil perlombaan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.
“Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi dan diperhatikan bersama, mulai dari data desa, kebun gizi, pemagaran, hingga kebersihan lingkungan di sepanjang jalan desa. Semua itu merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat,” katanya.

Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Kecamatan Dolo Selatan berharap seluruh desa dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menjadikan semangat gotong royong sebagai salah satu fondasi pembangunan desa.
“Kebersihan ini bukan untuk sesaat dan bukan semata-mata karena lomba. Yang terpenting adalah bagaimana kebiasaan hidup bersih itu terus terjaga untuk masa yang akan datang,” terang Yahya.
Gerakan persiapan Lomba Kebersihan Antar-RT tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, indah, dan tertata melalui keterlibatan aktif masyarakat secara berkelanjutan.
Sumber: Humas Pemda/Diskominfo Kabupaten Sigi
Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com






