
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigi
Reses di Mantikole, Deny Serap Aspirasi Infrastruktur dan Pertanian
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Deny untuk bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta menghimpun berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai penting bagi peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Desa Mantikole.
Bidiksulteng.com,SIGI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi, Deny, melaksanakan kegiatan reses di Kantor Desa Mantikole, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, pada 19–20 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Deny untuk bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta menghimpun berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai penting bagi peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Desa Mantikole.
Dalam pertemuan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang mencakup infrastruktur dasar, pertanian, pengairan, penerangan jalan, serta pengembangan komoditas perkebunan.
Aspirasi Infrastruktur dan Fasilitas Dasar
Di bidang infrastruktur dasar, masyarakat mengusulkan pengadaan kabel listrik untuk mendukung kebutuhan kelistrikan. Selain itu, warga mengusulkan pengadaan pipa air di Dusun III guna menunjang kebutuhan air masyarakat.
Untuk sektor jalan, masyarakat menyampaikan usulan perbaikan jalan di Dusun III serta jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 1.200 meter.
Masyarakat juga mengusulkan penanganan jalan penghubung Desa Pesaku dan Desa Mantikole yang dinilai penting untuk memperlancar akses dan mobilitas masyarakat antarwilayah.
Usulan lainnya berupa perbaikan drainase di depan Kantor Desa Mantikole. Perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan fungsi saluran air dan mengurangi potensi genangan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelayanan pemerintahan desa.
Pada sektor penerangan, masyarakat mengusulkan pengadaan lampu jalan di Dusun III serta sejumlah titik lain yang membutuhkan penerangan. Penerangan jalan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, terutama pada malam hari.
Dukungan untuk Petani dan Komoditas Perkebunan
Sektor pertanian turut menjadi perhatian masyarakat dalam kegiatan reses tersebut. Warga mengusulkan bantuan bibit dan pupuk untuk tanaman jagung dan padi, serta pengadaan pupuk bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Dusun II.
Dukungan terhadap sektor pertanian dinilai penting untuk membantu meningkatkan produktivitas sekaligus meringankan biaya produksi yang ditanggung petani.
Selain tanaman pangan, masyarakat juga mengusulkan bantuan bibit kelapa dalam, mangga madu, jambu mete, dan kopi. Bibit tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan komoditas perkebunan yang memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat serta memperluas sumber pendapatan petani.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Deny mengapresiasi masyarakat Desa Mantikole yang telah menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung.
“Reses merupakan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan inventarisasi untuk selanjutnya diperjuangkan sesuai kewenangan, skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah,” ujar Deny.
Menurut Deny, sejumlah usulan tersebut berkaitan dengan peningkatan kualitas kehidupan dan perekonomian masyarakat. Perbaikan jalan, infrastruktur pendukung, penerangan, serta dukungan sarana pertanian dinilai saling berkaitan dalam mendukung perkembangan desa.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap sektor pertanian dan perkebunan. Ketersediaan bibit, pupuk, serta jalan usaha tani menjadi salah satu faktor pendukung bagi peningkatan produktivitas dan kelancaran distribusi hasil pertanian.
Sementara itu, peningkatan akses jalan penghubung Desa Pesaku–Mantikole diharapkan dapat memperkuat konektivitas masyarakat serta mendukung pergerakan barang dan hasil pertanian.
Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses tersebut selanjutnya akan menjadi bahan bagi Deny dalam menjalankan fungsi representasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD Kabupaten Sigi.
Aspirasi tersebut akan diperjuangkan sesuai mekanisme, kewenangan, skala prioritas, serta kemampuan keuangan daerah.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis. Masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan dan usulan pembangunan yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.
Melalui kegiatan tersebut, aspirasi masyarakat Desa Mantikole diharapkan dapat menjadi bahan dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah secara bertahap.
Reses ditutup dengan pencatatan dan inventarisasi seluruh aspirasi masyarakat sebagai bahan tindak lanjut untuk mendorong pemerataan pembangunan, peningkatan infrastruktur dasar, serta penguatan sektor pertanian dan perkebunan di Kecamatan Dolo Barat.
Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com






