


Bidiksulteng.com, Sigi – Sinergi lintas instansi yang melibatkan Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan sejumlah pemangku kepentingan terkait mendukung kelancaran pelaksanaan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026) malam.
Dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan tersebut, Polres Sigi dan Polsek Biromaru mengerahkan sebanyak 146 personel. Pengamanan juga mendapat dukungan dari unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sigi, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, mitra kamtibmas, serta instansi terkait lainnya.
Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga melalui Kabag Ops Polres Sigi AKP Musa mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu guna memastikan seluruh rangkaian pembukaan MTQ berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Menurutnya, langkah tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengatur kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan yang dihadiri peserta, tamu undangan, dan masyarakat.
“Melalui sinergi seluruh unsur yang terlibat, kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir, sehingga pembukaan MTQ dapat berlangsung khidmat dan sukses,” ujar AKP Musa.
Pengamanan tidak hanya dilakukan pada saat pembukaan MTQ, tetapi telah dimulai sejak rangkaian kegiatan sebelumnya, termasuk Pawai Ta’aruf dan pembukaan Pameran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
Kehadiran personel gabungan di berbagai titik pengamanan diharapkan dapat mendukung kelancaran seluruh agenda MTQ Ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 13 Juni 2026.
Penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tersebut diikuti kafilah dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah serta menjadi ajang syiar keagamaan dan pengembangan prestasi di bidang tilawatil Qur’an.
Melalui pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai unsur, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berjalan secara tertib, aman, dan kondusif hingga penutupan kegiatan. (***)