
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAMSigi
Gubernur Sulteng Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Secara Virtual
Acara nasional tersebut dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan dihadiri langsung oleh Presiden RI beserta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, Panglima TNI, dan Kapolri.
Bidiksulteng.com,SIGI – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menghadiri peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia secara virtual melalui video conference dari Desa Lolu, Kabupaten Sigi, Sabtu (16/5/2026).
Acara nasional tersebut dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan dihadiri langsung oleh Presiden RI beserta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, Panglima TNI, dan Kapolri.
Sementara di Desa Lolu, Gubernur Anwar Hafid turut didampingi Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, S.I.K., M.H., Pangdam XIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng Zullikar Tanjung, S.H., M.H., Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenae, anggota Komisi II DPRD Sulteng Dra. Marlelah, M.Si., serta unsur Forkopimda Kabupaten Sigi.
Presiden: Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional
Dalam arahannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa peluncuran 1.061 Koperasi Desa Merah Putih menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pembangunan fisik dan sistem koperasi berlangsung cepat, kurang dari tujuh bulan sejak dimulai pada November 2025.
Saat ini, lebih dari 9.000 gedung dan gudang koperasi di seluruh Indonesia telah siap beroperasi.
“Ini adalah prestasi besar bangsa Indonesia. Kita harus mengikis habis mentalitas rendah diri terhadap asing. Kita adalah bangsa besar dan mampu mengelola urusan kita sendiri, termasuk menjamin pangan untuk 287 juta rakyat Indonesia,” tegas Presiden.
Pemprov Sulteng Siap Kawal Program Strategis
Menanggapi arahan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyatakan kesiapan penuh Pemprov Sulteng bersama Forkopimda dan pemerintah kabupaten/kota untuk mengawal implementasi program strategis tersebut di wilayah Sulawesi Tengah.
Ia menegaskan bahwa Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih bukan hanya program seremonial, melainkan pilar strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui sistem Ekonomi Pancasila yang menekankan asas kekeluargaan dan gotong royong, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.
Progres Pembangunan Gerai Koperasi di Sulteng
Berdasarkan laporan per 15 Mei 2026, dari target 1.981 koperasi desa/kelurahan di Sulawesi Tengah, pembangunan fisik gerai menunjukkan progres signifikan. Saat ini, terdapat 669 gerai yang sedang dalam tahap konstruksi, dengan 60 gerai telah rampung 100 persen.
Kabupaten Poso mencatat progres tertinggi dengan menyelesaikan 15 gerai secara penuh. Sementara itu, Kabupaten Morowali Utara menjadi wilayah dengan jumlah gerai terbanyak yang progres fisiknya masih di bawah 50 persen, yakni 113 gerai, sehingga menjadi fokus monitoring pemerintah.
Terintegrasi dengan Program Prioritas Nasional
Program Koperasi Merah Putih dirancang secara integratif untuk mendukung berbagai program prioritas nasional di tingkat desa. Beberapa layanan yang disiapkan antara lain:
- Program Makan Bergizi Gratis
- Layanan cek kesehatan gratis
- Pengembangan Sekolah Rakyat
- Pembangunan rumah layak huni
- Penyerapan hasil bumi
- Penyaluran gas subsidi
- Layanan logistik bersama PT Pos Indonesia
- Penyaluran bantuan pemerintah
- Apotek obat murah
- Fasilitasi permodalan mikro melalui PNM Mekaar dengan bunga di bawah 10 persen
Koperasi juga berfungsi sebagai pusat pelayanan masyarakat terpadu.
Apresiasi Pemprov Sulteng
Pemprov Sulteng menyampaikan apresiasi atas sinergitas seluruh elemen, mulai dari dinas terkait, perangkat kecamatan, pemerintah desa, hingga para ketua koperasi yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan pembangunan fisik gerai koperasi.
Melalui peresmian ini, seluruh pemangku kepentingan diimbau menjaga kesinambungan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi kinerja koperasi agar mampu menjadi solusi konkret dan berkelanjutan untuk mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.
Editor : Bidiksulteng.com






