BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigi

Warga Balamoa Soroti Kondisi Balai Desa dalam Reses DPRD Sigi

Aspirasi tersebut disampaikan Ketua DPD Desa Balamoa, Tasbi, SE. Ia meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi bangunan balai desa yang dinilai sudah memprihatinkan dan belum dapat difungsikan secara maksimal.

Bidiksulteng.com,SIGI — Kondisi Balai Desa Balamoa, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada anggota DPRD Kabupaten Sigi, Fadlin, saat melaksanakan reses di Desa Balamoa, Rabu (19/8/2026).

Aspirasi tersebut disampaikan Ketua DPD Desa Balamoa, Tasbi, SE. Ia meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi bangunan balai desa yang dinilai sudah memprihatinkan dan belum dapat difungsikan secara maksimal.

Tasbi menjelaskan, Balai Desa Balamoa telah berdiri cukup lama. Namun, sejumlah bagian bangunan, khususnya atap dan konstruksi pendukung, masih membutuhkan penyelesaian dan perbaikan.

“Kalau saya menyampaikan ini, kami meminta bantuan untuk Balai Desa. Balai Desa kami betul-betul sangat hancur,” kata Tasbi dalam pertemuan tersebut.

Menurut Tasbi, pemerintah desa menghadapi keterbatasan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan atau memperbaiki kondisi balai desa. Karena itu, ia berharap anggota DPRD Sigi dapat membantu mencarikan solusi maupun sumber anggaran yang memungkinkan sesuai ketentuan.

Ia menilai keberadaan balai desa sangat penting bagi masyarakat, tidak hanya sebagai pusat pemerintahan desa, tetapi juga sebagai tempat berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk pertemuan kelompok tani.

“Kalau hujan, kasihan. Kondisinya sangat memprihatinkan. Kami meminta bagaimana jalan keluarnya supaya Balai Desa kami bisa berubah dan dapat digunakan kembali,” ujarnya.

Mantan Kades Dorong Ada Solusi

Persoalan kondisi Balai Desa Balamoa juga disampaikan mantan Kepala Desa Balamoa, Simon Singgo. Ia mengatakan kondisi bangunan tersebut perlu mendapat perhatian karena telah berusia cukup lama dan membutuhkan penanganan.

Simon memahami keterbatasan anggaran desa yang menjadi salah satu kendala dalam penyelesaian pembangunan balai desa. Karena itu, ia mendorong agar terdapat mekanisme bantuan yang memungkinkan untuk mendukung pembangunan maupun rehabilitasi bangunan tersebut.

Menurut Simon, balai desa memiliki fungsi penting untuk menunjang berbagai kegiatan masyarakat. Kondisi bangunan yang belum layak membuat sejumlah kegiatan harus dilaksanakan di tempat lain.

“Di sini ada dua macam kebutuhan. Ada pertemuan kelompok tani dan ada pertemuan seperti ini. Sebenarnya di balai desa bisa dilaksanakan, tetapi bagaimana balai desa kita yang sudah lama itu belum jadi-jadi,” ujarnya.

Fadlin Janji Tindak Lanjuti Aspirasi

Menanggapi aspirasi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Sigi, Fadlin, menyampaikan akan menindaklanjutinya kepada Pemerintah Kabupaten Sigi sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

Ia menegaskan, aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui proses yang sesuai dengan ketentuan.

Reses menjadi salah satu ruang bagi anggota DPRD untuk menyerap secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang disampaikan masyarakat di daerah pemilihannya. Aspirasi tersebut selanjutnya menjadi bahan pembahasan dan tindak lanjut sesuai kewenangan lembaga legislatif dan pemerintah daerah.

 

Pewarta : M S G

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close