
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM
Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Fokus Pemerintah Sulteng Menangani Masalah Prioritas Daerah
Ia menyebut sejumlah persoalan yang masih menjadi prioritas penanganan, mulai dari kemiskinan, rumah tidak layak huni, pengangguran, hingga infrastruktur jalan dan jembatan antarwilayah.
Bidiksulteng.com,Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa pemerintah provinsi di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido tengah menghadapi beragam tantangan besar yang membutuhkan penanganan fokus, terukur, dan komprehensif.
Ia menyebut sejumlah persoalan yang masih menjadi prioritas penanganan, mulai dari kemiskinan, rumah tidak layak huni, pengangguran, hingga infrastruktur jalan dan jembatan antarwilayah.
“Sekarang ini kita fokus dulu urus rakyat. Daerah kita masih banyak orang miskin, masih banyak rumah tidak layak huni, masih banyak pengangguran. Olehnya kita fokus di situ dulu,” kata Gubernur Anwar Hafid melalui pesan WhatsApp, Ahad (16/5/2026).
Belum Pikirkan Kontestasi Politik 2031
Menanggapi munculnya opini publik terkait kontestasi politik daerah 2031 yang mulai mengaitkan dirinya dengan beberapa figur lain, termasuk Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Anwar Hafid menegaskan belum memikirkan hal tersebut.
“InsyaAllah siapapun yang merasa bisa memimpin Sulteng, tunggu saja 2031 baru kita sama-sama ikut pilkada. Siapapun yang terpilih, kita serahkan kepada masyarakat yang menilainya,” ujarnya.
Fokus Melanjutkan 9 Program Utama “BERANI” Menuju Sulteng NAMBASO
Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulteng saat ini memprioritaskan pelaksanaan 9 program utama BERANI menuju visi Sulteng NAMBASO. Program tersebut mencakup:
- BERANI Cerdas – Pendidikan gratis hingga perguruan tinggi melalui program Nambaso, beasiswa siswa/mahasiswa, guru, serta pelatihan generasi muda.
- BERANI Sehat – Pengobatan gratis berbasis BPJS untuk pemilik KTP Sulteng, fasilitas kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, pembangunan RS berstandar internasional, hingga program gizi balita.
- BERANI Lancar – Pembangunan dan peningkatan jalan desa sepanjang 1.000 km serta pembukaan akses strategis.
- BERANI Menyala – Pemenuhan kelistrikan hingga desa terpencil.
- BERANI Berkah – Dukungan kehidupan keagamaan dan nilai-nilai lokal.
- BERANI Makmur – Penguatan ekonomi kerakyatan dan pembukaan lapangan kerja.
- BERANI Harmoni – Penguatan kerukunan sosial dan lingkungan berkelanjutan.
- BERANI Sejahtera – Perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
- BERANI Berintegritas / Berani Samporoa – Tata kelola pemerintahan yang transparan melalui Command Center Samporoa.
23.569 Mahasiswa Telah Terima Beasiswa Berani Cerdas
Pada 2025, sebanyak 23.569 mahasiswa telah terverifikasi sebagai penerima manfaat Program Berani Cerdas, di antaranya:
- Universitas Tadulako: 10.768 mahasiswa
- UIN Datokarama Palu: 2.173 mahasiswa
- Sisanya: tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia
Beberapa penerima seperti Marwan (FKIP Untad), Diat Fauzan (Teknik Untad), Wiwik dan Indah (Universitas Lamadjido) mengaku sangat terbantu oleh beasiswa tersebut.
Para mahasiswa menilai bantuan itu meringankan beban keluarga, bersifat merata dan terbuka, serta menjadi bukti keseriusan Pemprov Sulteng dalam mendukung pendidikan tinggi.
Respons terhadap Kritik: Menjadi Motivasi untuk Bekerja Lebih Baik
Anwar Hafid menyadari bahwa sejumlah program, termasuk Berani Cerdas, pernah mendapat kritik dari kalangan DPRD Sulteng. Namun menurutnya, kritik merupakan bagian dari pengawasan dan kecintaan terhadap daerah.
“Kritikan dari manapun menjadi motivasi untuk menyukseskan 9 program BERANI. Kami tidak perlu berbalas pantun di ruang publik, tetapi menjawab kritik dengan kinerja lebih baik,” ujarnya.
Ajak Kepala Daerah Fokus Layani Masyarakat
Gubernur juga mengajak seluruh kepala daerah di Sulawesi Tengah untuk terus bekerja fokus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“InsyaAllah siapapun punya hak dan kesempatan yang sama untuk bercita-cita memimpin Sulteng. Fokus urus rakyat, dan kalau kita berhasil bekerja, rakyat Sulteng akan bersimpati. Masyarakat Sulteng sudah sangat cerdas dalam berpolitik,” ungkapnya.
Editor : Bidiksulteng.com






