BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Wagub Sulteng Pimpin Audiensi dengan Bappenas Bahas Percepatan Proyek Strategis Daerah

Audiensi ini merupakan tindak lanjut pertemuan awal Gubernur Sulawesi Tengah dengan Bappenas pada 14 Januari 2026. Fokus pembahasan meliputi percepatan dukungan pembiayaan terhadap empat Proyek Strategis Daerah, yakni hilirisasi kelapa dalam, pengembangan tuna–cakalang–tongkol (TCT), pengembangan wisata bahari, dan pengembangan rumput laut.

Bidiksulteng.com,JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat langkah percepatan pembangunan melalui audiensi resmi dengan Kementerian PPN/Bappenas di Menara Bappenas, Jakarta. Rombongan dipimpin langsung Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Senin (18/5/2026).

Audiensi ini merupakan tindak lanjut pertemuan awal Gubernur Sulawesi Tengah dengan Bappenas pada 14 Januari 2026. Fokus pembahasan meliputi percepatan dukungan pembiayaan terhadap empat Proyek Strategis Daerah, yakni hilirisasi kelapa dalam, pengembangan tuna–cakalang–tongkol (TCT), pengembangan wisata bahari, dan pengembangan rumput laut.

Turut hadir dalam pertemuan itu Staf Khusus Menteri PPN/Kepala Bappenas Sukmo Harsono, Tenaga Ahli Menteri Frans B.M. Dabukke, Prof. Bayu Dwi Apri Nugroho, serta jajaran kepala daerah dan perangkat daerah dari Kabupaten Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Parigi Moutong, dan Donggala.


Wagub: Proyek Strategis untuk Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan

Dalam pemaparannya, Wagub menegaskan bahwa proyek-proyek strategis tersebut merupakan langkah nyata untuk mendukung percepatan pembangunan Sulawesi Tengah.

“Pelaksanaan proyek-proyek strategis ini adalah upaya percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas dr. Reny.

Ia menyebut audiensi bersama Bappenas menjadi momentum krusial untuk memperoleh kejelasan mekanisme penganggaran, kebijakan fiskal, serta sinkronisasi usulan daerah dengan prioritas pembangunan nasional.

“Kami menindaklanjuti arahan dan klarifikasi teknis terkait penganggaran dan kesesuaian usulan proyek agar pelaksanaannya berjalan optimal, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat,” ujarnya.


Usulan Proyek Sudah Selaras dengan RPJMN dan RPJMD

Wagub memastikan seluruh usulan proyek strategis Sulawesi Tengah telah memiliki dasar perencanaan yang kuat. Seluruhnya tercantum dalam RPJMN 2025–2029 sesuai Perpres Nomor 12 Tahun 2025, dan sudah diselaraskan dengan RPJMD Sulawesi Tengah 2025–2029.

“Usulan kami telah memenuhi persyaratan perencanaan. Kami berharap dapat diikuti dukungan pembiayaan dari Pemerintah Pusat,” tambahnya.


Paparan Potensi Proyek: Kelapa, TCT, Wisata Bahari, dan Rumput Laut

Pemprov Sulteng juga memaparkan potensi dan kesiapan sejumlah proyek. Di antaranya:

  • Hilirisasi kelapa dalam di Kabupaten Parigi Moutong, yang diproyeksikan meningkatkan nilai tambah ekonomi hingga 3,3 kali lipat.
  • Pengembangan kawasan perikanan TCT di Donggala, Parigi Moutong, dan Banggai Laut.
  • Sektor wisata bahari dan rumput laut yang dinilai memiliki daya ungkit besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Harapan Pemprov Sulteng

Melalui audiensi ini, Pemprov Sulteng berharap dukungan penuh Pemerintah Pusat agar proyek strategis itu segera terealisasi.

Pemerintah Provinsi menilai percepatan pembiayaan akan memberikan dampak besar, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga memperkuat kontribusi Sulawesi Tengah terhadap pembangunan nasional.

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

Close