BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Gubernur Anwar Hafid Buka Festival Rakyat Nusantara 2026, Dorong UMKM Manfaatkan Euforia Piala Dunia

Festival yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kodam XXIII/Palaka Wira, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah tersebut dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari hingga 20 Juli 2026.

Bidiksulteng.com,PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memanfaatkan euforia Piala Dunia 2026 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui Festival Rakyat Nusantara 2026. Kegiatan yang memadukan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia, Expo UMKM, hiburan rakyat, perlombaan, dan berbagai aktivitas ekonomi kreatif itu resmi dibuka Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Selasa (14/7/2026).

Festival yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kodam XXIII/Palaka Wira, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah tersebut dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari hingga 20 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa momentum pesta sepak bola terbesar di dunia harus mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Apa yang digagas Kadin ini sangat penting. Harapan Bapak Presiden, momentum Piala Dunia jangan kita lewatkan begitu saja, tetapi mari kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang produktif. Sambil menunggu waktu nonton bareng, UMKM kita harus hidup sehingga masyarakat mendapatkan manfaat ekonominya,” ujar Anwar Hafid.

Menurut Gubernur, Festival Rakyat Nusantara diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada malam hari ketika ribuan warga berkumpul menyaksikan pertandingan Piala Dunia melalui kegiatan nonton bareng.

Ia juga meminta panitia memastikan seluruh stan UMKM tetap beroperasi hingga pertandingan selesai agar peluang transaksi bagi pelaku usaha semakin besar.

“Semoga semakin mendekati final nanti semakin ramai pengunjungnya. UMKM kita semakin hidup, pendapatan masyarakat meningkat, dan ekonomi rakyat benar-benar bergerak,” katanya.

Anwar Hafid menilai sepak bola tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mengandung nilai sportivitas, kerja sama, disiplin, strategi, serta kemampuan membaca situasi. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, penting diterapkan dalam pembangunan daerah agar Sulawesi Tengah semakin maju dan berdaya saing.

Ia menambahkan, Festival Rakyat Nusantara merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM yang sejalan dengan visi Sulteng Nambaso.

Karena itu, festival tersebut diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperluas pasar produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan para pelaku usaha.

Sementara itu, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan Festival Rakyat Nusantara lahir dari semangat kolaborasi lintas sektor dalam memanfaatkan euforia Piala Dunia sebagai momentum pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa hiburan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal.

“Momentum Piala Dunia ini dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Kami berharap selama tujuh hari pelaksanaan festival ini, UMKM memperoleh manfaat yang nyata dan masyarakat dapat menikmati suasana kebersamaan yang positif,” ujarnya.

Usai membuka festival, Gubernur Anwar Hafid bersama Pangdam XXIII/Palaka Wira, Kapolda Sulawesi Tengah, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau stan-stan Expo UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan serta kuliner khas Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri Sulaeman, S.I.K., M.H., Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Dandy Adhi Prabowo, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Donggala Taufik Muhammad Burhan, Ketua Kadin Sulawesi Tengah Ir. Gufran Ahmad, S.T., Ketua PMI Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate, unsur Forkopimda, pelaku UMKM, serta masyarakat Kota Palu.

Festival Rakyat Nusantara 2026 diharapkan mampu menjadi ruang promosi produk lokal, memperkuat perputaran ekonomi masyarakat, sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan melalui perhelatan olahraga dunia yang dikemas dengan berbagai kegiatan produktif.

Sumber : Humas Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulteng
Pewarta : MSG
Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close