
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigiSOROTAN
RSUD Tora Belo Klarifikasi Terkait Keberangkatan Direktur
“Keberangkatan tersebut telah disampaikan dan diketahui Bupati Sigi, Wakil Bupati Sigi, Sekretaris Daerah, serta Kepala BKD Kabupaten Sigi,” ujar Aminuddin.
Bidiksulteng.com,SIGI — Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tora Belo Kabupaten Sigi memberikan klarifikasi atas beredarnya video di media sosial mengenai keberadaan Direktur RSUD Tora Belo di luar daerah yang menjadi perhatian masyarakat.
Humas RSUD Tora Belo, Aminuddin Beta, S.Psi., M.Kes., menjelaskan bahwa keberangkatan Direktur bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan menghadiri kegiatan pendidikan peningkatan kompetensi yang diselenggarakan The American Academy Of Aesthetic Medicine di Surabaya, Jawa Timur, pada 16–23 Mei 2026.
“Keberangkatan tersebut telah disampaikan dan diketahui Bupati Sigi, Wakil Bupati Sigi, Sekretaris Daerah, serta Kepala BKD Kabupaten Sigi,” ujar Aminuddin. Ia menegaskan bahwa kegiatan dimaksud menggunakan pembiayaan pribadi dan tidak dibebankan kepada anggaran RSUD Tora Belo.
Menurutnya, pendidikan tersebut bermanfaat bagi pengembangan layanan kesehatan di rumah sakit.
“Rumah sakit berencana membuka poliklinik anti aging dan estetika. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pemenuhan SKP profesi kedokteran sebagai syarat perpanjangan SIP dokter,” jelasnya.
Pelayanan Tetap Berjalan Normal
Aminuddin memastikan seluruh pelayanan rumah sakit tetap berjalan sebagaimana mestinya selama Direktur mengikuti kegiatan di luar daerah.
“Struktur organisasi rumah sakit terdiri dari kepala bagian dan kepala seksi yang menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing. Koordinasi tetap berjalan,” katanya.
Keluhan Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi
Menanggapi sejumlah keluhan masyarakat yang muncul belakangan ini, pihak RSUD menyampaikan bahwa seluruh masukan akan dijadikan bahan evaluasi manajemen.
Salah satu penyebab antrean yang masih terjadi, kata Aminuddin, adalah belum optimalnya pemanfaatan layanan pendaftaran digital Mobile JKN, sehingga sebagian besar pasien masih memilih mendaftar secara langsung di rumah sakit.
Untuk itu, RSUD Tora Belo terus mendorong penggunaan layanan digital guna mempercepat proses pendaftaran dan mengurangi antrean pada loket pelayanan.
Terbuka Terhadap Kritik
Pihak rumah sakit menegaskan komitmen untuk tetap membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan publik.
“Rumah sakit menerima keluhan sebagai masukan untuk perbaikan. Adapun pernyataan pribadi karyawan di media sosial bukan merupakan sikap resmi institusi. Pernyataan resmi rumah sakit hanya melalui Humas,” tegasnya.
RSUD Tora Belo juga menyediakan berbagai saluran pengaduan resmi melalui layanan WhatsApp Haalo Torabelo, loket informasi poliklinik rawat jalan, serta petugas informasi di IGD selama 24 jam.
Dalam klarifikasinya, Aminuddin mengingatkan pentingnya menyampaikan kritik secara proporsional dan berbasis fakta.
“Kami percaya ruang publik akan lebih sehat apabila diisi informasi yang jujur, berimbang, dan disampaikan dengan itikad baik. Kritik tentu penting, namun kejujuran dalam menyampaikan fakta juga memiliki nilai yang sama pentingnya,” tutupnya.
Editor : Bidiksulteng.com






