BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigi

Festival Danau Lindu 2026 Berakhir, Pengunjung Tembus 42 Ribu

Selama pelaksanaan festival, berbagai kegiatan budaya, wisata, olahraga, dan hiburan digelar untuk memperkenalkan kekayaan alam, sejarah, serta kearifan lokal masyarakat Lindu kepada para pengunjung.

Bidiksulteng.com,SIGI – Festival Danau Lindu (FDL) 2026 resmi ditutup pada Sabtu Malam (25/7/2026) setelah berlangsung selama tiga hari, sejak 23 hingga 25 Juli 2026. Penyelenggaraan festival yang menjadi salah satu agenda pariwisata unggulan Kabupaten Sigi tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Selama pelaksanaan festival, berbagai kegiatan budaya, wisata, olahraga, dan hiburan digelar untuk memperkenalkan kekayaan alam, sejarah, serta kearifan lokal masyarakat Lindu kepada para pengunjung.

Sejumlah agenda yang menjadi daya tarik festival di antaranya prosesi adat, wisata cagar budaya, lomba Cross Country, penampilan Sanggar Seni To Langko, talkshow budaya dan lingkungan, wisata budaya, kunjungan ke Makam Maradindo di Pulau Lewuto, wisata situs megalitikum, wisata air terjun, lomba dayung perahu tradisional, hingga berbagai pertunjukan seni dan hiburan rakyat.

Festival Danau Lindu tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi pariwisata Kabupaten Sigi. Kawasan Danau Lindu yang berada di Taman Nasional Lore Lindu dinilai memiliki potensi alam, budaya, dan sejarah yang menjadi daya tarik wisata sekaligus penting untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Acara penutupan dihadiri sejumlah pejabat dari tingkat daerah hingga nasional. Hadir Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., bersama Wakil Bupati Sigi Dr. Samuel Yansen Pongi, S.E., M.Si., Ketua TP-PKK Kabupaten Sigi, Sekretaris Kabupaten Sigi, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tengah yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dan DPRD Kabupaten Sigi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Sigi.

Turut hadir perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melalui Dekan Fakultas Kehutanan, serta utusan dari Belanda yang menunjukkan perhatian terhadap potensi wisata dan pelestarian lingkungan di kawasan Danau Lindu.

Tamu kehormatan pada acara penutupan adalah Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Mohamad Akbar Supratman.

Dalam sambutannya, Mohamad Akbar Supratman menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Festival Danau Lindu 2026 yang dinilai mampu menjadi media pelestarian budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia kemudian secara resmi menutup rangkaian Festival Danau Lindu 2026 dan berharap kegiatan tersebut dapat terus diselenggarakan setiap tahun dengan kualitas yang semakin baik serta mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Suasana penutupan semakin semarak dengan penampilan penyanyi nasional asal Jakarta, Enau, yang menghibur ribuan pengunjung di lokasi festival. Penampilan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati area kegiatan.

Berdasarkan data sementara panitia, jumlah pengunjung Festival Danau Lindu 2026 diperkirakan mencapai sekitar 42 ribu orang selama tiga hari pelaksanaan. Sejumlah pihak bahkan memperkirakan total pengunjung dapat mencapai sekitar 50 ribu orang.

Tingginya jumlah pengunjung turut berdampak pada arus lalu lintas menuju lokasi festival. Antrean kendaraan dilaporkan mencapai sekitar dua kilometer sehingga menjadi salah satu catatan evaluasi bagi panitia dan pemerintah daerah, khususnya terkait pengaturan transportasi, penyediaan area parkir, serta rekayasa lalu lintas pada penyelenggaraan festival mendatang.

Secara umum, Festival Danau Lindu 2026 dinilai berlangsung aman, tertib, dan sukses. Selain memperkuat identitas budaya masyarakat Lindu, festival ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengelola homestay, pedagang, serta masyarakat yang bergerak di sektor pariwisata.

Melalui penyelenggaraan Festival Danau Lindu 2026, Pemerintah Kabupaten Sigi bersama seluruh pemangku kepentingan berharap agenda budaya tersebut terus berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan nasional yang mampu memperkenalkan potensi Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun internasional.

 

pewarta : M S G

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close