
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM
Gubernur Anwar Hafid Terima Gelar Kehormatan Balengga Ntodea dari Front Pemuda Kaili
Salah satu nilai yang disorot adalah Nosarara Nosabatutu, yang dimaknai sebagai persaudaraan dan kebersamaan. Menurut Gubernur, nilai tersebut harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bidiksulteng.com,PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menerima gelar kehormatan Balengga Ntodea dalam rangkaian Pelantikan Pengurus Front Pemuda Kaili (FPK) Kabupaten/Kota Libu Mbaso Pemuda Kaili yang mengusung tema “Mosangu Mompakambaso Ngata”. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK) Andi Raga Pettalolo, Palu, Sabtu (20/6/2026) malam.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir bersama keluarga besar Front Pemuda Kaili. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan masyarakat Sulawesi Tengah, terutama di tengah situasi daerah yang baru saja menghadapi bencana gempa bumi.
“Saya sangat berbahagia karena malam ini kita menyaksikan sebuah parade kekuatan yang luar biasa. Di tengah Sulawesi Tengah yang sedang diuji oleh musibah gempa bumi, Front Pemuda Kaili hadir tepat pada waktunya untuk memberikan semangat kepada masyarakat. Sulawesi Tengah membutuhkan persatuan dan kesatuan. Hanya dengan persatuan dan kesatuan kita bisa membangun daerah ini,” ujar Anwar Hafid.
Gubernur menegaskan bahwa Tanah Kaili memiliki kekayaan nilai budaya dan pesan-pesan leluhur yang dapat menjadi fondasi dalam pembangunan daerah. Karena itu, ia mengajak generasi muda, khususnya yang tergabung dalam Front Pemuda Kaili, untuk terus menjaga dan menghidupkan nilai-nilai budaya tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
Salah satu nilai yang disorot adalah Nosarara Nosabatutu, yang dimaknai sebagai persaudaraan dan kebersamaan. Menurut Gubernur, nilai tersebut harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Orang tua kita telah berpesan tentang Nosarara Nosabatutu. Nilai ini harus terus dijaga karena menjadi kekuatan yang menyatukan masyarakat Sulawesi Tengah,” katanya.
Selain itu, Anwar Hafid juga mengingatkan pentingnya nilai Nosangu Norambanga, yakni semangat gotong royong yang diwariskan oleh leluhur Kaili. Ia menilai nilai tersebut masih hidup dan tercermin dalam berbagai aksi solidaritas masyarakat, termasuk saat membantu warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi beberapa waktu lalu.
“Ketika gempa terjadi, banyak saudara-saudara kita dari Palu dan daerah lainnya datang membantu masyarakat terdampak. Itulah bukti bahwa nilai gotong royong dan kepedulian masih hidup di tengah masyarakat kita,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk terus mengamalkan nilai budaya lainnya seperti Mosipatutu (saling menghargai), Mosipeili (saling peduli), dan Mosipotofe (saling menyayangi), yang dinilai penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah.
Anwar Hafid berharap Front Pemuda Kaili dapat terus berperan sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mendukung pembangunan daerah.
“Beri kami kesempatan untuk bekerja dan berbuat bagi Sulawesi Tengah. Silakan evaluasi kami. Namun yang terpenting, mari kita bersama-sama menjaga nilai-nilai yang diwariskan para leluhur untuk kebaikan daerah yang kita cintai ini,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Gubernur menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap peran Front Pemuda Kaili sebagai penjaga nilai budaya, pemersatu masyarakat, dan mitra pembangunan daerah.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan dukungan sebesar-besarnya kepada Front Pemuda Kaili untuk mengawal negeri ini, menjaga persatuan, membantu pemerintah, serta menjaga harkat dan martabat Sulawesi Tengah,” tutupnya.
Acara tersebut turut dihadiri Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., Ketua Dewan Pembina FPK H. Rusdy Mastura, unsur Forkopimda, para kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua Umum PB FPK ST Moh. Erwin Lamporo, serta ratusan anggota Front Pemuda Kaili dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.






