BERITA UTAMALINTAS SULTENGMorowaliMorowali UtaraPoso

Kadis Kominfo Sigi Ikuti Bimtek Penguatan Keamanan Siber di Morowali

Kegiatan yang mengusung tema “Mendukung Peningkatan Nilai Indeks Keamanan Informasi (IKAMI) dan IKASANDI Pemerintah Daerah” tersebut bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta koordinasi pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman keamanan siber.

Bidiksulteng.com,MOROWALI – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sigi, Samsir, menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS/CSIRT) tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Sulawesi Tengah di Resto Ba’a Puncak Ipi, Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, 28–29 Oktober 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Mendukung Peningkatan Nilai Indeks Keamanan Informasi (IKAMI) dan IKASANDI Pemerintah Daerah” tersebut bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta koordinasi pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman keamanan siber.

Bimtek dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali, Afridin, yang juga menjabat Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Kominfo-SP Kabupaten Morowali. Ia hadir mewakili Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf.

Kegiatan tersebut diinisiasi Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Morowali. Peserta berasal dari perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah, yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun daring.

Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), RM Ival Tirta Kusumah, hadir sebagai narasumber. Turut hadir Kepala Bidang Persandian Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tengah, Rosita Huraerah, beserta jajaran dan perwakilan pengelola persandian, sistem informasi, jaringan, serta layanan operasional dari sejumlah pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Afridin menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan koordinasi lintas pemerintahan untuk menghadapi berbagai ancaman keamanan siber.

Menurutnya, transformasi digital dalam pelayanan publik perlu diimbangi dengan perlindungan data dan sistem informasi yang memadai. Karena itu, pemerintah daerah perlu didukung personel yang kompeten serta mekanisme penanganan insiden yang jelas.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara BSSN, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota agar penanganan gangguan keamanan informasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam mendeteksi, merespons, dan memulihkan gangguan keamanan siber. Penguatan kapasitas ini juga diarahkan untuk meningkatkan koordinasi antartim TTIS/CSIRT di Sulawesi Tengah.

PILAR KAMI Dukung Akses Layanan Keamanan Informasi

Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Kominfo-SP Kabupaten Morowali, Moh. Taufik Akbar, menjelaskan bahwa bimtek tersebut memberikan penguatan teknis bagi tim yang telah terbentuk di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Dengan peningkatan kemampuan tersebut, setiap pemerintah daerah diharapkan lebih siap mengidentifikasi kerentanan dan menangani insiden siber di lingkungan kerja masing-masing.

Ia juga menjelaskan inovasi PILAR KAMI (Portal Informasi Layanan Persandian dan Keamanan Informasi) yang dikembangkan sebagai bagian dari aksi perubahan dalam Program Kepemimpinan Administrator.

Portal tersebut dirancang untuk memudahkan pengguna mengakses layanan persandian dan keamanan informasi tanpa harus datang langsung ke kantor.

Layanan yang tersedia mencakup penerbitan sertifikat elektronik, penggunaan email resmi pemerintah daerah, hingga pelaporan ancaman keamanan siber, termasuk potensi peretasan terhadap sistem dan aplikasi.

Inovasi layanan digital tersebut diharapkan dapat mempercepat akses layanan sekaligus meningkatkan respons terhadap kebutuhan pengguna.

Keikutsertaan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sigi, Samsir, dalam bimtek ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam menghadapi risiko keamanan digital, seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Sumber: Humas Dinas Kominfo Kabupaten Sigi.
Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

Close