
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMPolitikSigi
Reses di Desa Maku, Fadlin Serap Aspirasi Warga soal Air Bersih hingga Pertanian
Sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Usulan warga mencakup perbaikan fasilitas kesehatan, pembangunan drainase, peningkatan pelayanan air bersih, dukungan bagi kelompok masyarakat, hingga kebutuhan sektor pertanian.
Bidiksulteng.com,SIGI — Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Fadlin, menyerap aspirasi masyarakat Desa Maku, Kecamatan Dolo, melalui kegiatan reses yang berlangsung di Polindes Desa Maku, Selasa (18/8/2026).
Sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Usulan warga mencakup perbaikan fasilitas kesehatan, pembangunan drainase, peningkatan pelayanan air bersih, dukungan bagi kelompok masyarakat, hingga kebutuhan sektor pertanian.
Reses tersebut dihadiri Kepala Desa Maku Rahima Djadau, Sekretaris Desa Maku, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tokoh perempuan. Fadlin turut didampingi Kasubag Kepegawaian Sekretariat DPRD Sigi Iwan Setiawan bersama staf Sekretariat DPRD Sigi, Akbar.
Warga Usulkan Perbaikan Polindes dan Drainase
Salah satu aspirasi yang disampaikan warga berkaitan dengan kondisi Polindes Desa Maku. Masyarakat berharap fasilitas kesehatan tersebut dapat diperbaiki dan ditingkatkan sehingga pelayanan kesehatan kepada warga dapat berjalan lebih optimal.
Warga juga mengusulkan pembangunan dan perbaikan saluran drainase. Salah satu usulan mencakup perbaikan drainase sepanjang kurang lebih 500 meter, mulai dari arah depan Polres hingga Jembatan Kaleke.
Selain itu, masyarakat mengusulkan pembangunan drainase sekitar 400 meter di sepanjang depan Kantor Desa Maku.
Warga Soroti Pelayanan Air Bersih
Persoalan air bersih turut menjadi perhatian dalam kegiatan reses tersebut. Masyarakat mempertanyakan rencana pemungutan iuran PDAM karena kualitas air yang mengalir di wilayah Maku dinilai belum memenuhi kebutuhan warga.
Warga meminta agar rencana pemungutan iuran dipertimbangkan kembali sebelum kualitas dan pelayanan air diperbaiki. Salah seorang warga juga menyampaikan agar masyarakat tidak dibebani iuran terlebih dahulu apabila kualitas air yang diterima belum sesuai kebutuhan.
Selain persoalan kualitas air, warga menyebut belum seluruh masyarakat di wilayah tersebut memperoleh akses terhadap layanan air PDAM.
Aspirasi Kelompok Perempuan dan Pemuda
Dari kelompok perempuan, ibu-ibu PKK mengusulkan dukungan pengadaan kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta seragam bagi para kader.
Sementara itu, kalangan pemuda mengusulkan bantuan kostum sepak bola untuk mendukung kegiatan olahraga dan kepemudaan di Desa Maku.
Warga juga meminta penjelasan mengenai data desil dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mereka mempertanyakan perubahan kategori desil masyarakat yang sebelumnya tercatat memiliki penghasilan rendah, tetapi kemudian berubah menjadi kategori penghasilan lebih tinggi.
Petani Usulkan Bantuan Mesin Pompa Air
Di sektor pertanian, petani palawija mengusulkan pengadaan alkon atau mesin pompa air untuk membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Fadlin menyampaikan bahwa seluruh usulan masyarakat akan ditampung dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme serta kewenangan DPRD.
Menurutnya, reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk mendengar secara langsung persoalan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung dan tindak lanjuti sesuai kewenangan serta mekanisme yang ada,” ujar Fadlin.
Ia berharap aspirasi masyarakat Desa Maku dapat menjadi bahan perjuangan dalam mendorong peningkatan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com






