BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigi

Wakil Ketua I DPRD Sigi: Kemerdekaan Harus Dirasakan hingga Desa

Ilham mengatakan, salah satu capaian yang patut disyukuri pada usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia adalah tetap terjaganya persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta kebangkitan masyarakat Sigi setelah menghadapi bencana.

Bidiksulteng.com,SIGI – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sigi Ilham menilai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan pemulihan Kabupaten Sigi pascabencana.

Ilham mengatakan, salah satu capaian yang patut disyukuri pada usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia adalah tetap terjaganya persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta kebangkitan masyarakat Sigi setelah menghadapi bencana.

“Capaian terbesar kita di usia 81 tahun kemerdekaan adalah persatuan bangsa dan bangkitnya Sigi,” ujar Ilham.Sabtu 15/08/2026

Menurut dia, Kabupaten Sigi yang kini memasuki usia 18 tahun masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah pembangunan. DPRD Sigi, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, menggerakkan ekonomi kerakyatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar.

“PR terbesar DPRD Sigi ke depan adalah menuntaskan pemulihan infrastruktur dan hunian warga, menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal, serta memastikan pelayanan publik di bidang pendidikan dan kesehatan merata hingga ke pelosok,” katanya.

Kemerdekaan Dimaknai sebagai Kemandirian Daerah

Ilham menilai makna kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui kegiatan seremonial. Di tengah tantangan ekonomi global, dinamika geopolitik, dan percepatan digitalisasi, kemerdekaan menurutnya harus dimaknai sebagai kemampuan daerah untuk semakin mandiri.

“DPRD Kabupaten Sigi saat ini bukan hanya sebagai peringatan 17 Agustus, tetapi sebagai semangat untuk mandiri dan berdaulat di tengah tantangan global,” ujarnya.

Ia mengatakan kondisi global harus menjadi pemicu bagi daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, menjaga ketahanan pangan lokal, serta menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi.

“Di tengah tekanan ekonomi, geopolitik, dan digitalisasi, PR kita adalah memperkuat ekonomi lokal, menjaga ketahanan pangan, dan menyiapkan generasi muda Sigi yang cakap digital agar daerah tetap berdaya saing,” katanya.

Sebagai lembaga legislatif, Ilham menegaskan DPRD Sigi akan mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk mendorong pengembangan UMKM, infrastruktur digital, dan peningkatan kualitas pendidikan.

Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ekonomi Desa

Ilham mengatakan kemerdekaan harus dapat dirasakan masyarakat hingga wilayah perdesaan. Karena itu, DPRD Sigi disebut telah mengawal anggaran untuk pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, air bersih, dan listrik di desa-desa.

“Kami juga mendorong program bantuan langsung untuk UMKM, pertanian, dan pendidikan agar ekonomi desa bergerak,” jelasnya.

Ke depan, DPRD Sigi menetapkan sejumlah fokus yang menurut Ilham perlu terus dikawal. Pertama, menuntaskan rumah dan fasilitas umum di desa-desa terdampak bencana. Kedua, memperkuat ekonomi desa melalui potensi lokal, termasuk durian, kakao, dan sektor pariwisata. Ketiga, mengawal pemerataan pelayanan kesehatan dan pendidikan.

“Intinya, kemerdekaan harus dirasakan lewat kesejahteraan nyata di tingkat desa,” tegasnya.

Menurut Ilham, DPRD memiliki peran menjembatani aspirasi masyarakat ke dalam kebijakan. Karena itu, pengawalan anggaran pembangunan dan pelayanan dasar akan terus dilakukan dengan fokus pada kebutuhan masyarakat.

Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ilham juga mengajak masyarakat Sigi menjaga persatuan di tengah dinamika politik dan perbedaan pilihan.

“Jangan sampai perbedaan membuat kita lupa bahwa kita bersaudara,” ujarnya.

Ia menilai semangat gotong royong menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Kritik boleh, beda pilihan boleh, tapi untuk membangun Sigi kita harus satu barisan. Pemerintah, DPRD, dan masyarakat harus bahu-membahu. Kalau gotong royong luntur, pembangunan akan lambat. Kalau kita bersatu, tantangan seberat apa pun pasti bisa kita lewati,” tegasnya.

Target Sigi hingga 2027

Menatap peringatan HUT ke-82 Kemerdekaan RI pada 2027, Ilham berharap Indonesia semakin kuat secara ekonomi dan mandiri. Untuk Kabupaten Sigi, ia berharap pembangunan infrastruktur desa terus membaik, harga komoditas petani lebih stabil, dan semakin banyak peluang kerja bagi generasi muda.

“Harapan saya satu tahun ke depan menjelang 17 Agustus 2027 adalah Indonesia semakin kuat secara ekonomi dan semakin mandiri,” katanya.

Khusus Sigi, ia berharap perbaikan infrastruktur di desa-desa terus berlanjut, harga komoditas petani stabil, serta anak-anak muda memperoleh lapangan pekerjaan.

Sementara secara nasional, ia berharap tekanan ekonomi global dapat dihadapi dengan baik, inflasi tetap terkendali, dan manfaat digitalisasi semakin dirasakan masyarakat hingga pelosok.

“Mari kita sambut HUT RI ke-82 dengan kerja nyata, bukan hanya seremonial,” harapnya.

Ilham menegaskan DPRD Kabupaten Sigi akan terus mengawal kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat agar semangat kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan, tetapi diwujudkan melalui pembangunan dan kesejahteraan yang dirasakan hingga tingkat desa.

Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close