BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Wagub Sulteng Tekankan Ibadah sebagai Suplemen Jaga Kesehatan Mental Generasi Muda

“Saya harus menyampaikan ini supaya adik-adik itu tangguh dan jangan bersandar pada yang lain,” ujar Wagub Reny saat membuka Seminar Kesehatan Mental bagi Generasi Muda yang diprakarsai Forum Komunikasi Organisasi Profesi Kesehatan di Aula BPMP Sulteng,

Bidiksulteng.com,Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes menekankan pentingnya ibadah sebagai salah satu suplemen menjaga kesehatan mental, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, rutinitas beribadah dapat membantu anak muda tetap stabil secara emosional, lebih waras, serta tidak mudah tumbang ketika menghadapi persoalan hidup.

“Saya harus menyampaikan ini supaya adik-adik itu tangguh dan jangan bersandar pada yang lain,” ujar Wagub Reny saat membuka Seminar Kesehatan Mental bagi Generasi Muda yang diprakarsai Forum Komunikasi Organisasi Profesi Kesehatan di Aula BPMP Sulteng, Sabtu (9/5).

Wagub Reny menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar tersebut. Ia menilai kegiatan edukatif seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman dan tips praktis bagi generasi muda dalam menjaga kesehatan mental di tengah dinamika kehidupan saat ini.

Dengan kondisi mental yang baik, lanjutnya, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh, optimis, dan mampu mengendalikan diri saat menghadapi berbagai tantangan.

“Era sekarang ini, generasi muda itu sudah lebih mudah rapuh mentalnya. Oleh karenanya, seringlah mengikuti acara-acara seperti ini supaya mengetahui apa yang harus dilakukan supaya bisa jadi (generasi) tangguh,” tuturnya.

Selain menyoroti aspek kesehatan mental, Wagub Reny juga mengingatkan para peserta agar selektif dalam bergaul. Ia menekankan pentingnya menjauhi ajakan mencoba narkoba hanya demi dianggap keren oleh lingkungan pergaulan.

Penyalahgunaan narkoba, tegasnya, bukan hanya berdampak buruk bagi kesehatan fisik, tetapi juga berpotensi merusak masa depan serta menghancurkan kondisi mental seseorang ketika sudah masuk fase kecanduan berat.

“Adik-adik kalau ada yang menawarkan (narkoba) pikirkan baik-baik, jangan hanya mengingat hari ini karena berbahaya bagi otak kita,” imbaunya.

Kegiatan seminar ini diikuti oleh pelajar, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan kepemudaan di Sulawesi Tengah.

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

Close