BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Pemprov Sulteng Dorong Kolaborasi dengan APINDO untuk Perkuat Ekosistem Usaha

“Momentum rapat kerja dan konsultasi provinsi ini harus menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam membangun Sulawesi Tengah dengan semangat kebersamaan,”

Bidiksulteng.com,PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong penguatan kolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) guna menciptakan ekosistem usaha yang sehat, adaptif, dan berdaya saing di daerah. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sulteng melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Richard A. Djanggola, saat membuka Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi APINDO Sulteng di Aula Millenium Gym, Sabtu (25/4).

Dalam sambutannya, Richard menyampaikan bahwa dinamika dunia usaha saat ini menuntut sinergi multipihak demi mendukung pertumbuhan ekonomi. Karena itu, forum rapat kerja diharapkan menjadi ruang strategis untuk merumuskan program-program organisasi yang inovatif dan relevan dengan tantangan ekonomi daerah.

“Momentum rapat kerja dan konsultasi provinsi ini harus menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam membangun Sulawesi Tengah dengan semangat kebersamaan,” ujar Richard.

APINDO Sulteng Masuk Daftar Organisasi Teraktif

Ketua APINDO Sulteng, Wijaya Chandra, dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang satu tahun terakhir pihaknya telah melaksanakan 59 kegiatan organisasi. Kinerja ini mendapat apresiasi dari pengurus pusat, yang menilai APINDO Sulteng sebagai salah satu yang paling aktif di tingkat daerah.

Menurut Wijaya, rapat kerja pertama ini menjadi momentum memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan iklim usaha yang kompetitif melalui program-program transformatif.

“Forum ini kami harapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi dan mendorong iklim usaha yang lebih berdaya saing,” kata Wijaya.

APINDO Mengajar Dorong Peningkatan SDM Lokal

Salah satu program unggulan APINDO Sulteng adalah APINDO Mengajar. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal dengan melibatkan para pengusaha sebagai mentor. Para mentor berbagi pengalaman, wawasan kewirausahaan, serta pemahaman dunia kerja kepada generasi muda.

“Tidak ada yang langsung jadi pengusaha. Semua harus berusaha dari nol sebelum bisa berhasil,” ujar Wijaya saat menjelaskan filosofi di balik program tersebut.

Program ini diharapkan dapat mencetak SDM siap kerja dan berdaya saing sesuai kebutuhan industri di Sulawesi Tengah.

Kehadiran Pemangku Kepentingan

Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Anggota DPRD Sulteng Hasan Patongai, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dony Kurnia Budjang, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sulteng Agus Triyana, serta berbagai mitra kerja terkait lainnya.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga pendukung, Pemprov Sulteng berharap ekosistem dunia usaha di daerah semakin kondusif dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

Close