
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM
ToT dan PKN HPA Ditutup, Ashar Tekankan Loyalitas Alkhairaat
Ia berharap materi yang diperoleh peserta dapat diperdalam dan menjadi bekal dalam pelaksanaan kegiatan serupa, sekaligus mendukung proses pengkaderan HPA ke depan.
Bidiksulteng.com,PALU – Pelaksanaan Training of Trainer (ToT) dan Pengkaderan Kader Nasional (PKN) Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) berakhir setelah berlangsung selama tiga hari. Kegiatan tersebut ditutup langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Pemuda Alkhairaat (PP HPA), Ashar Yahya, Ahad (20/9/2026).
Dalam sambutannya, Ashar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang dinilai telah mengikuti rangkaian materi yang disampaikan para narasumber selama kegiatan.
Ia berharap materi yang diperoleh peserta dapat diperdalam dan menjadi bekal dalam pelaksanaan kegiatan serupa, sekaligus mendukung proses pengkaderan HPA ke depan.
“Namun, dalam kesempatan ini saya juga ingin mempertegas kepada semua peserta bahwa kita siap ‘menua’ bersama Ketua Utama Alkhairaat, Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri. Kiblat kita dalam kelembagaan Alkhairaat adalah Ketua Utama Alkhairaat dan Pengurus Besar Alkhairaat, tidak ada yang lain,” tegas Ashar. Pernyataan tersebut disambut takbir oleh peserta.
Menurut Ashar, salah satu inti pelaksanaan ToT dan PKN tersebut adalah menanamkan loyalitas dan kesepahaman organisasi dalam menjalankan arah kelembagaan Alkhairaat.
Ia mengatakan, pembinaan kader tidak hanya diarahkan pada pembentukan kesadaran secara umum, tetapi juga diperkuat melalui pemahaman struktur organisasi.
“Alkhairaat hanya satu, tegak lurus pada Habib Alwi bin Saggaf Aljufri sebagai Ketua Utama Alkhairaat, tidak ada yang lain,” ujarnya.
Ashar juga menekankan pentingnya menjaga semangat militansi kader. Menurut dia, para peserta hadir dengan semangat dan niat untuk menata kembali HPA dengan mengacu pada sejarah serta nilai-nilai yang telah dibangun oleh para tokoh Alkhairaat.
“Jiwa militansi inilah yang kita jaga. Saya yakin kita semua memahami, kita hadir dan berkumpul di sini dengan kerinduan dan satu niat ingin menata kembali HPA dengan kebesaran dan kejayaannya yang dibangun oleh tokoh-tokoh Alkhairaat. Sejarah ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Ashar menjelaskan bahwa ToT dan PKN HPA yang pertama tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan struktur dan pengkaderan organisasi hingga tingkat kecamatan di masing-masing daerah.
Setelah mengikuti rangkaian pembekalan, para peserta juga menjalani prosesi pembaiatan sebagai bagian dari penguatan komitmen dan militansi kader.
Selanjutnya, peserta diarahkan untuk membangun kesepahaman dalam mengawal program-program perguruan Alkhairaat dengan mengacu pada misi Guru Tua, yakni pendidikan, dakwah, serta sosial kemasyarakatan.
Kegiatan ToT dan PKN tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kapasitas kader HPA sekaligus mendukung keberlanjutan program organisasi di berbagai daerah.
Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com






