
BERITA UTAMAHukumLINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAMSOROTAN
“Penembakan di Jalan Tombolotutu Palu”, Polisi Masih Selidiki Kronologisnya
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu diduga diawali selisih paham hingga terjadi cekcok dan perkelahian antara seorang pengunjung supermarket Alfamidi dengan juru parkir di sekitar lokasi kejadian.
Bidiksulteng.com,PALU – Insiden yang diduga melibatkan penembakan terjadi di Jalan Tombolotutu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis malam sekitar pukul 21.10 WITA. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu diduga diawali selisih paham hingga terjadi cekcok dan perkelahian antara seorang pengunjung supermarket Alfamidi dengan juru parkir di sekitar lokasi kejadian.
Juru parkir yang disebut menjadi korban diketahui bernama Dedi. Ia sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di sekitar supermarket Alfamidi, dekat lampu merah Jalan Tombolotutu atas.
Dalam informasi yang beredar, seorang anggota polisi berinisial AA yang disebut bertugas di Polda Sulawesi Tengah diduga terlibat dalam insiden tersebut. Namun, keterlibatan dan kronologi penembakan masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.
Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail mengatakan, pihaknya masih melakukan pengecekan di lapangan terkait insiden tersebut.
Menurut Ismail, kejadian itu berawal dari selisih paham antara seorang tukang parkir dan pengunjung supermarket Alfamidi.
“Kami belum bisa simpulkan ada penembakan atau tidak. Masih dicek anggota di TKP,” kata Ismail kepada wartawan.
Polisi juga mengamankan dan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu penyelidikan dan memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi.
Selain itu, petugas masih melakukan pengecekan terhadap kemungkinan adanya selongsong peluru maupun barang bukti lainnya di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Informasi yang diperoleh menyebutkan, terdapat dua orang yang mengalami luka dalam insiden tersebut. Salah seorang di antaranya disebut mengalami luka akibat senjata tajam, termasuk pada bagian jari.
Sementara itu, Dedi dilaporkan mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh dan sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit di Kota Palu. Pihak keluarga kemudian menyampaikan bahwa korban meninggal dunia.
“Korban sudah meninggal dunia,” kata pihak keluarga.
Selain kedua orang tersebut, satu warga lainnya juga dilaporkan mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Insiden itu kemudian menjadi perhatian setelah sejumlah informasi dan rekaman terkait kejadian beredar di media sosial. Sejumlah warga dan pengguna media sosial di Kota Palu turut menyoroti persoalan parkir yang disebut berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Namun, hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab, kronologi, serta rangkaian kejadian secara utuh.
Keterangan resmi dari aparat kepolisian dan hasil pemeriksaan barang bukti, termasuk CCTV di sekitar lokasi, menjadi bagian penting dalam mengungkap fakta peristiwa tersebut.
Dengan demikian, informasi mengenai dugaan penembakan maupun pihak yang terlibat masih menunggu hasil penyelidikan dan keterangan resmi kepolisian.
Pewarta : ID
Editor : Bidiksulteng.com






