BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Polda Sulteng Tetapkan Hasil Seleksi Bintara dan Tamtama Polri 2026, 85 Peserta Lulus Terpilih

Sidang akhir dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulawesi Tengah, antara lain Irwasda Kombes Pol. Purwanto Puji Sutan, Karo SDM Kombes Pol. Anton Sudjarwo, Dirsamapta Kombes Pol. Mikael P. Sitanggang, Kabid Propam Kombes Pol. Roy Satya Putra, Kabid Humas Kombes Pol. Djoko Wienartono, Kabiddokkes Kombes Pol. dr. Edi Syahputra Hasibuan, serta Dirtahti AKBP Mohamad Taufik.

Bidiksulteng.com,PALU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menetapkan hasil Seleksi Terpadu Penerimaan Calon Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 85 peserta dinyatakan lulus terpilih berdasarkan hasil Sidang Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) yang dipimpin Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri di Ruang Rupatama Lantai II Mapolda Sulteng, Jumat (3/7/2026).

Sidang akhir dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulawesi Tengah, antara lain Irwasda Kombes Pol. Purwanto Puji Sutan, Karo SDM Kombes Pol. Anton Sudjarwo, Dirsamapta Kombes Pol. Mikael P. Sitanggang, Kabid Propam Kombes Pol. Roy Satya Putra, Kabid Humas Kombes Pol. Djoko Wienartono, Kabiddokkes Kombes Pol. dr. Edi Syahputra Hasibuan, serta Dirtahti AKBP Mohamad Taufik.

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, sidang juga disaksikan unsur pengawas eksternal, yakni perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, Front Pemuda Kaili Provinsi Sulawesi Tengah, dan Pengurus Besar Alkhairaat Provinsi Sulawesi Tengah.

Selain itu, orang tua atau wali peserta bersama seluruh peserta seleksi turut menyaksikan jalannya sidang akhir.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia daerah yang telah melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara profesional sehingga proses penerimaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Tim dan seluruh Panitia Daerah Polda Sulawesi Tengah atas kinerja dan dedikasinya dalam mengawal pelaksanaan seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, sehingga seluruh rangkaian kegiatan hingga saat ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar,” ujar Irjen Pol. Nasri.

Kapolda menjelaskan, proses penerimaan anggota Polri diawali dengan pendaftaran secara daring yang berlangsung pada 9 hingga 30 Maret 2026.

Dari tahapan tersebut, tercatat sebanyak 1.059 pendaftar terverifikasi, terdiri atas 925 pria dan 134 wanita. Jumlah tersebut meliputi 1.030 pendaftar calon Bintara Polri, yakni 896 pria dan 134 wanita, serta 29 pendaftar calon Tamtama Polri yang seluruhnya merupakan peserta pria.

Seluruh peserta kemudian mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, uji akademik, uji kesamaptaan jasmani, penelusuran mental kepribadian, asesmen mental ideologi, hingga supervisi Panitia Pusat (Panpus).

Berdasarkan hasil Sidang Akhir Tingkat Panda, sebanyak 85 peserta dinyatakan lulus terpilih, terdiri atas 76 calon Bintara, yakni 67 pria dan 9 wanita, serta 9 calon Tamtama.

Kapolda mengingatkan seluruh peserta untuk menerima hasil seleksi dengan lapang dada karena seluruh proses telah dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan berdasarkan kemampuan masing-masing peserta.

“Apapun hasil yang diumumkan pada Sidang Akhir Kelulusan Tingkat Panda Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2026 Polda Sulawesi Tengah ini, merupakan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan hasil terbaik sesuai kemampuan diri masing-masing peserta,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Djoko Wienartono mengatakan sidang akhir menjadi tahapan penentu bagi para peserta yang selanjutnya akan mengikuti pendidikan pembentukan Polri.

Menurutnya, seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sebagai upaya menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas.

“Kami tegaskan kembali bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), sehingga menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Djoko Wienartono.

Sumber : Humas Polda Sulteng

Pewarta : Alam

Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close