BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Polda Sulteng dan IMI Gelar BON 2026, Jadi Wadah Balap Resmi Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 27–28 Juni 2026, di kawasan Penggaraman, Talise, Kota Palu, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Bidiksulteng.com,Palu – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tengah menggelar Bhayangkara Otomotif Nambaso (BON) 2026 cabang Drag Bike dan Drag Race Seri 1 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 27–28 Juni 2026, di kawasan Penggaraman, Talise, Kota Palu, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 500 starter mengikuti kategori Drag Bike, sedangkan 253 starter ambil bagian pada kategori Drag Race. Para peserta berasal dari sejumlah provinsi, antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua IMI Sulawesi Tengah Helmy Umar, Pembina Bhayangkara Tadulako Offroad (BTOF) Sulawesi Tengah Kombes Pol Heni Agus Sunandar, jajaran pengurus IMI Sulawesi Tengah, serta para pegiat otomotif.

Selain menjadi ajang kompetisi, BON 2026 juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara Polri, komunitas otomotif, dan masyarakat dalam menyalurkan minat serta bakat di bidang olahraga otomotif secara positif.

Pembina BTOF Sulawesi Tengah, Kombes Pol Heni Agus Sunandar, mengatakan penyelenggaraan Drag Bike dan Drag Race merupakan bagian dari komitmen Polri menghadirkan ruang yang aman dan resmi bagi generasi muda serta komunitas otomotif, sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat.”

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan wadah bagi para pembalap dan pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat serta hobinya di arena yang resmi, aman, dan sesuai aturan. Dengan demikian, potensi balap liar di jalan raya dapat diminimalisir sekaligus meningkatkan budaya tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan BON 2026 juga mencerminkan sinergi antara Polri, IMI, komunitas otomotif, dan masyarakat dalam membangun iklim otomotif yang sehat, sportif, dan berprestasi.

Ia menilai kehadiran peserta dari berbagai provinsi menunjukkan Sulawesi Tengah memiliki potensi menjadi tuan rumah penyelenggaraan event otomotif berskala nasional.

“BON 2026 bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan antar komunitas otomotif dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para peserta dari berbagai provinsi menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah mampu menjadi tuan rumah event otomotif berskala nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Heni berharap Bhayangkara Otomotif Nambaso dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga otomotif di Sulawesi Tengah.

Ia juga berharap kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan komunitas otomotif serta mendorong masyarakat untuk menyalurkan hobi balap di arena resmi.

“Semoga Bhayangkara Otomotif Nambaso 2026 menjadi wadah lahirnya pembalap-pembalap berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah hingga tingkat nasional, sekaligus mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan balap liar di jalan umum,” pungkasnya.

Penyelenggaraan BON 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan Polda Sulawesi Tengah dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus upaya membangun budaya otomotif yang aman, tertib, dan berorientasi pada prestasi.

Sumber : Humas Polda Sulteng
Pewarta : Alam
Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close