
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM
Gubernur Anwar Hafid Ajak Warga Perbanyak Shalawat di Bulan Maulid
Pesan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Markas Besar FPKB (Forum Pemuda Kaili Bangkit) Sulawesi Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (28/8/2026).
Bidiksulteng.com,PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengajak masyarakat memperbanyak shalawat dan senantiasa mengingat Nabi Muhammad SAW, khususnya selama bulan Rabiul Awal yang menjadi momentum umat Islam memperingati kelahiran Rasulullah SAW.
Pesan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Markas Besar FPKB (Forum Pemuda Kaili Bangkit) Sulawesi Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (28/8/2026).
Dalam tausiyahnya, Gubernur mengatakan kecintaan kepada Rasulullah SAW salah satunya dapat diwujudkan dengan senantiasa mengingat dan memperbanyak shalawat.
Menurutnya, shalawat merupakan doa keselamatan sekaligus amalan yang dapat dilakukan kapan saja dan dalam berbagai kondisi.
“Kalau mau selamat dalam hidup, perbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Mau makan ingat Rasulullah, mau tidur ingat Rasulullah, mau berjalan ingat Rasulullah. Insyaallah hidup kita akan mendapatkan keberkahan,” ujar Anwar Hafid.
Gubernur juga mengingatkan bahwa Allah SWT dan para malaikat bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW.
Ia menyampaikan bahwa shalawat memiliki keistimewaan karena dapat diamalkan tanpa terikat kondisi tertentu.
“Shalawat bisa kita lakukan kapan saja. Tidak harus dalam keadaan tertentu. Sambil duduk bisa, sambil berjalan bisa, bahkan ketika kita sedang beraktivitas pun bisa bershalawat,” katanya.
Menurut Anwar Hafid, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kecintaan umat kepada beliau.
Ia juga mengapresiasi tradisi masyarakat yang terus menjaga peringatan Maulid Nabi sebagai bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan.
“Yang paling penting adalah kita memperingati dan mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi masyarakat dalam menyambut Maulid merupakan bagian dari kebersamaan. Namun yang utama adalah bagaimana kecintaan kita kepada Rasulullah terus hidup,” jelasnya.
Memasuki bulan Rabiul Awal, Gubernur mengajak masyarakat Sulawesi Tengah menjadikan momentum tersebut untuk memperbanyak shalawat dan doa, sekaligus memohon keselamatan serta keberkahan bagi daerah.
Ajakan itu juga disampaikannya di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Masyarakat diajak memperbanyak doa dan shalawat agar Sulawesi Tengah senantiasa diberikan perlindungan serta dijauhkan dari berbagai musibah.
“Ini bulan Rabiul Awal, mari kita perbanyak shalawat kepada Nabi. Mudah-mudahan Sulawesi Tengah diberikan keselamatan, keberkahan, dan dijauhkan dari berbagai gangguan serta musibah,” tuturnya.
Gubernur berharap semangat memperingati Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu antara lain dengan menjaga hubungan baik, menghargai sesama, serta menumbuhkan keikhlasan dan kepedulian di tengah masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri Ketua FPKB Sulawesi Tengah Randir L. Taepo, S.Sos., Ketua Kadin Provinsi Sulawesi Tengah Gufran Ahmad, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah Provinsi Sulawesi Tengah, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan, dengan semangat memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.
Sumber : Humas Biro Administrasi Pimpinan Sulteng
Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com






