
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluParimoPOLHUKAM
Banjir Bandang Terjang Avolua Parigi Moutong, 60 Rumah Terdampak
Bencana tersebut menyebabkan sekitar 60 rumah warga terdampak material lumpur dan potongan kayu gelondongan. Sebanyak 12 rumah di antaranya dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Bidiksulteng.com,PARIGI MOUTONG — Banjir bandang melanda Dusun II, Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.
Bencana tersebut menyebabkan sekitar 60 rumah warga terdampak material lumpur dan potongan kayu gelondongan. Sebanyak 12 rumah di antaranya dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas meningkat mengguyur wilayah perkampungan dan pegunungan Desa Avolua sejak Selasa (25/8) malam.
Sekitar pukul 01.30 WITA, debit air mulai meningkat dan meluap hingga ke kawasan permukiman serta badan Jalan Trans Sulawesi. Aliran banjir membawa material lumpur dan kayu gelondongan.
Sekitar pukul 02.00 WITA, material lumpur dan kayu menghantam sejumlah rumah warga. Beberapa bangunan mengalami kerusakan, termasuk satu rumah yang jebol pada bagian dinding.
Material banjir juga dilaporkan muncul dari belakang sejumlah rumah warga yang bukan merupakan jalur sungai.
Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 60 rumah warga terdampak, dengan 12 rumah mengalami kerusakan berat. Hingga laporan ini diterima, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
TNI Kerahkan Personel dan Kendaraan Pendukung
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kodam XXIII/Palaka Wira mengerahkan personel dan perlengkapan untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Sebanyak 100 personel Yonif TP 873/MM dan 35 personel Kodim 1306/KP dikerahkan ke lokasi. Kodam XXIII/Palaka Wira juga mengerahkan sarana pendukung berupa satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), satu unit mobil tangki air dari Makodim 1306/KP, serta empat unit kendaraan truk.
Di lapangan, personel TNI bersama aparat desa dan kepolisian membantu penanganan dampak banjir, memantau kondisi wilayah, serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Dandim 1306/KP juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong guna mempercepat penanganan dampak banjir dan membantu warga terdampak.
Saat ini, aparat desa bersama personel TNI dan kepolisian masih melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak.
Personel TNI turut membantu warga mengevakuasi perabot rumah tangga dan barang berharga yang masih dapat diselamatkan ke lokasi yang lebih aman.
Selain itu, personel membantu melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi terdampak.
Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses penanganan dan membantu pemulihan kondisi warga terdampak. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan bencana tersebut.
Sumber : Humas Kodam XXIII/Palaka Wira
Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com






