
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigi
Bupati Sigi Buka Raker I KONI 2026, Dorong Peningkatan Prestasi Atlet Daerah
Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru KONI Kabupaten Sigi dalam menyusun program kerja dan strategi pembinaan olahraga guna meningkatkan prestasi atlet daerah di berbagai ajang kompetisi.
BidikSulteng.com,Sigi – Bupati Sigi, Muhammad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sigi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus KONI Kabupaten Sigi periode 2026–2029.
Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru KONI Kabupaten Sigi dalam menyusun program kerja dan strategi pembinaan olahraga guna meningkatkan prestasi atlet daerah di berbagai ajang kompetisi.
Dalam sambutannya, Bupati Rizal Intjenae menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus KONI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta membawa kemajuan bagi dunia olahraga di Kabupaten Sigi.
“Selamat kepada seluruh pengurus KONI Kabupaten Sigi yang baru dilantik. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar untuk membina atlet dan memajukan olahraga daerah demi mengharumkan nama Kabupaten Sigi,” ujar Rizal.
Selain membahas pengembangan olahraga, Bupati juga mengajak seluruh peserta kegiatan untuk mendoakan masyarakat Kabupaten Sigi yang saat ini masih berada dalam proses pemulihan pascabencana.
Menurutnya, pemerintah daerah masih terus fokus melakukan penanganan dampak bencana dan mempercepat proses pemulihan di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sigi terus menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, TNI, Polri, serta berbagai lembaga kemanusiaan guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
“Penanganan bencana dan pemulihan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Kami terus bekerja agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat,” katanya.
Di bidang olahraga, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan anggaran. Namun demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung pembinaan olahraga dan peningkatan prestasi atlet.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan olahraga tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan sektor swasta.
“Prestasi olahraga tidak bisa dibangun hanya dengan mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk dunia usaha, agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan optimisme terhadap sejumlah program pembangunan dan investasi yang tengah berjalan di Kabupaten Sigi. Proyek strategis di sektor pendidikan, infrastruktur, dan investasi energi dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat kapasitas fiskal pemerintah di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Rizal turut menekankan pentingnya transparansi dan akurasi data, khususnya dalam proses penanganan bencana. Ia meminta seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa untuk memastikan pendataan dilakukan secara jujur dan bertanggung jawab agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pengurus KONI, cabang olahraga, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam memajukan olahraga di Kabupaten Sigi.
“Saya mengajak seluruh pengurus KONI, cabang olahraga, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk terus bersinergi membangun olahraga Kabupaten Sigi. Dengan kerja keras dan kebersamaan, saya yakin prestasi olahraga Sigi akan semakin maju dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.
Raker I KONI Kabupaten Sigi diharapkan menjadi langkah awal dalam menyusun program pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah. ***






