BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Wagub Sulteng Ajak Perempuan Deteksi Dini Kanker Serviks

Ajakan tersebut disampaikan Reny saat membuka Gebyar Pemeriksaan Pap Smear dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dan Bulan Promotif Preventif bertema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (26/10/2026).

Bidiksulteng.com,PALU – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan reproduksi melalui pemeriksaan dini kanker serviks atau kanker leher rahim.

Ajakan tersebut disampaikan Reny saat membuka Gebyar Pemeriksaan Pap Smear dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dan Bulan Promotif Preventif bertema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPJS Kesehatan dan Prodia ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya upaya promotif dan preventif, terutama deteksi dini kanker serviks.

Dalam sambutannya, Reny mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan dan Prodia dalam pelaksanaan pemeriksaan Pap smear bagi masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, pemeriksaan dini merupakan langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi kemungkinan kelainan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Prodia Palu yang telah membantu pelaksanaan pemeriksaan ini. Prinsipnya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Kita ingin masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin apabila ditemukan kelainan,” ujarnya.

Reny juga mengingatkan masyarakat agar tidak takut atau malu menjalani pemeriksaan Pap smear. Menurutnya, kesadaran untuk melakukan pemeriksaan sesuai anjuran tenaga kesehatan merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan reproduksi.

Ia menjelaskan, keterlambatan mengetahui penyakit dapat membuat proses penanganan menjadi lebih kompleks. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menunggu hingga muncul gejala untuk berkonsultasi atau memeriksakan kesehatan.

“Jangan takut untuk memeriksakan diri. Lebih baik kita mengetahui kondisi kesehatan sejak awal daripada baru datang ketika penyakit sudah parah. Pencegahan dan deteksi dini harus menjadi kebiasaan kita,” tegasnya.

Selain mendorong pemeriksaan rutin, Reny mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, menjaga kesehatan reproduksi, serta meningkatkan pemahaman mengenai faktor risiko kanker serviks.

Ia turut mengapresiasi tersedianya layanan pemeriksaan tanpa biaya dalam kegiatan tersebut. Masyarakat yang memenuhi ketentuan dapat memanfaatkan layanan dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP) sebagai identitas.

Program pemeriksaan gratis tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 26 Oktober hingga 25 November 2026, melalui layanan Prodia Laboratorium Klinik Palu.

Reny berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi mengenai kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPJS Kesehatan dan Prodia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan semakin meningkat. Upaya promotif dan preventif diharapkan menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat untuk mendukung terwujudnya masyarakat Sulawesi Tengah yang lebih sehat dan produktif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Cabang BPJS Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan Prodia Laboratorium Klinik Palu, serta peserta pemeriksaan Pap smear gratis.

Sumber : Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Sulteng
Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

Close