
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMTojo Una-Una
Camat Talatako Dorong BUMDes Fokus Garap Pertanian dan Perikanan
Dorongan tersebut menjadi bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026, sekaligus upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Bidiksulteng.com,TOJO UNA-UNA – Pemerintah Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-Una, mendorong penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat melalui sektor riil berbasis potensi lokal.
Dorongan tersebut menjadi bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026, sekaligus upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Camat Talatako Tamsil, S.E. menyampaikan hal itu melalui pesan WhatsApp kepada awak media pada Minggu (16/8/2026).
Menurut Tamsil, BUMDes di setiap desa harus memiliki kegiatan usaha yang nyata dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ia menilai pengelolaan BUMDes perlu diarahkan sesuai potensi masing-masing desa.
“Penguatan BUMDes di seluruh desa di Kecamatan Talatako merupakan keharusan. BUMDes harus menjadi ujung tombak penggerak ekonomi sektor riil berbasis potensi lokal. Jangan sampai BUMDes hanya ada di atas kertas,” tegas Tamsil.
Fokus pada Pertanian dan Perikanan
Tamsil mengatakan karakteristik Kecamatan Talatako sebagai wilayah kepulauan dan pesisir membuat sektor perikanan dan pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber penggerak ekonomi masyarakat.
Sebagian masyarakat Talatako berprofesi sebagai nelayan dan petani. Karena itu, menurutnya, arah pengembangan BUMDes perlu disesuaikan dengan kondisi geografis dan potensi ekonomi masing-masing desa.
“Karena itu fokus BUMDes ke depan harus diarahkan pada dua sektor utama yang menjadi kekuatan riil Kecamatan Talatako, yaitu perikanan dan pertanian,” jelasnya.
Ia mencontohkan Desa Kabalutan yang dikenal sebagai salah satu desa penghasil ikan di Kecamatan Talatako. Pengembangan BUMDes di desa pesisir tersebut, kata dia, dapat diarahkan pada sektor perikanan tangkap dan budidaya, termasuk pengolahan serta pemasaran hasil laut.
“Sementara desa di wilayah daratan diarahkan untuk mengoptimalkan BUMDes di bidang pertanian pangan, hortikultura, dan perkebunan sesuai dengan kondisi lahan masing-masing,” ujarnya.
Selain sektor produksi, Tamsil mendorong BUMDes tidak berhenti pada aktivitas hulu. Pengelolaan usaha juga perlu menyentuh sektor hilir, mulai dari pengolahan hasil, pengemasan hingga pemasaran.
Dengan demikian, produk yang dihasilkan masyarakat desa diharapkan memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat.
Target Delapan Desa
Dalam penyusunan RKPDes 2026, Pemerintah Kecamatan Talatako menargetkan delapan desa di wilayah tersebut dapat keluar dari status kemiskinan ekstrem.
Untuk mendukung target tersebut, pemerintah kecamatan akan memberikan pendampingan kepada BUMDes, termasuk melalui pelatihan manajemen, fasilitasi penyusunan proposal untuk akses permodalan serta membantu membuka peluang pemasaran produk.
“Kami siap memberikan pelatihan manajemen BUMDes, membantu penyusunan proposal untuk akses permodalan, serta memfasilitasi pemasaran produk. Ini semua agar BUMDes benar-benar berjalan dan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” kata Tamsil.
Ia juga mengajak pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung penguatan BUMDes.
Menurutnya, penguatan ekonomi di tingkat desa akan memberikan dampak terhadap perekonomian daerah secara lebih luas, khususnya Kabupaten Tojo Una-Una.
Mengusung Semangat Sivia Patuju
Tamsil turut mengingatkan filosofi “Sivia Patuju”, yang dimaknai sebagai semangat bersatu untuk membangun.
Ia berharap filosofi tersebut dapat menjadi semangat bersama dalam mengelola potensi lokal secara profesional dan berkelanjutan.
“Mari kita kelola potensi lokal secara profesional dan bersama-sama. Perputaran ekonomi harus ada di desa. Dengan begitu kita bisa mewujudkan masyarakat Talatako yang mandiri, sejahtera, dan keluar dari kemiskinan ekstrem,” pungkasnya.
Penguatan BUMDes melalui sektor pertanian dan perikanan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian desa di wilayah kepulauan Kecamatan Talatako.






