
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM
Ketum PB Alkhairaat Apresiasi Penamatan dan Khataman MIS Kawatuna
Menurut Habib Mohsen, pelaksanaan empat agenda sekaligus merupakan capaian yang patut diapresiasi, terlebih kegiatan tersebut melibatkan siswa usia sekolah dasar yang membutuhkan pendampingan dan pengelolaan yang tidak mudah.
BidikSulteng.com,Palu – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Habib Mohsen Alaydrus, mengapresiasi Kepala MIS Alkhairaat Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, yang menyelenggarakan sejumlah kegiatan pendidikan dalam satu rangkaian acara, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut meliputi penamatan siswa, khataman Al-Qur’an, wisuda siswa, serta pembagian rapor bagi peserta didik kelas I dan kelas V.
Menurut Habib Mohsen, pelaksanaan empat agenda sekaligus merupakan capaian yang patut diapresiasi, terlebih kegiatan tersebut melibatkan siswa usia sekolah dasar yang membutuhkan pendampingan dan pengelolaan yang tidak mudah.
“Menyelenggarakan sekaligus empat agenda tentu ini hal yang luar biasa. Apalagi yang diatur adalah anak-anak. Karena itu saya memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan seluruh guru,” ujar Habib Mohsen.
Di hadapan para wali murid dan tokoh masyarakat yang hadir, ia menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam proses pendidikan dan pembinaan generasi muda. Habib Mohsen juga menilai peran guru madrasah ibtidaiyah sangat strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan dasar peserta didik.
Ia mengaku terkesan dengan berbagai penampilan yang ditampilkan siswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa madrasah ibtidaiyah mampu menghadirkan kegiatan pendidikan yang tidak kalah dengan lembaga pendidikan lainnya.
“Saya juga sependapat dengan Kepala Kementerian Agama Kota Palu bahwa keberhasilan yang dilakukan pihak madrasah perlu mendapat apresiasi, baik dalam bidang pendidikan maupun di tengah masyarakat,” katanya.
Habib Mohsen berharap seluruh pihak dapat terus mendukung upaya mencetak generasi yang mampu membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Ia juga mendorong peningkatan kemampuan hafalan Al-Qur’an bagi para siswa sejak jenjang pendidikan dasar.
“Insya Allah anak-anak kita bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar serta melanjutkannya dengan hafalan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Ahmad Hasni, mengingatkan pentingnya peran orang tua dan guru dalam membiasakan anak-anak untuk terus membaca Al-Qur’an setelah mengikuti prosesi khataman.
Menurutnya, kegiatan khataman tidak boleh menjadi akhir dari proses belajar membaca Al-Qur’an, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal.
“Jangan sampai setelah kegiatan khatam ini anak-anak tidak lagi mengaji karena merasa sudah selesai. Orang tua harus terus mengingatkan dan membimbing,” kata Ahmad Hasni.
Ia berharap setiap tahun lahir generasi yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil dan memiliki hafalan yang baik. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung pembinaan generasi Qurani sekaligus mempersiapkan kader yang dapat berpartisipasi dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) maupun Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa, antara lain tari Pokambu, Tari Saman Aceh, musikalisasi puisi, serta sejumlah pertunjukan lainnya. Sebelum prosesi penamatan berlangsung, para siswa turut melaksanakan salam sujud syukur kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas dukungan dalam menempuh pendidikan.
Acara berlangsung dengan dihadiri para wali murid, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, serta tamu undangan lainnya.






