
BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPOLHUKAMSigi
Bupati Sigi Tekankan Perbaikan Pelaporan untuk Cegah Stunting
Penegasan tersebut disampaikan Rizal saat menghadiri kegiatan Gerakan Cegah Stunting di Lapangan Sepak Bola Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Selasa (20/10/2026), pukul 10.00 WITA.
Bidiksulteng.com,SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menekankan pentingnya ketepatan pelaporan, penguatan koordinasi lintas sektor, dan tindak lanjut terhadap persoalan keluarga dalam upaya mencegah stunting di Kabupaten Sigi.
Penegasan tersebut disampaikan Rizal saat menghadiri kegiatan Gerakan Cegah Stunting di Lapangan Sepak Bola Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Selasa (20/10/2026), pukul 10.00 WITA.
Dalam arahannya, Rizal meminta jajaran puskesmas, kader posyandu, dan perangkat terkait memperkuat koordinasi serta membenahi mekanisme pelaporan. Menurutnya, upaya yang telah dilakukan tenaga kesehatan dan kader di lapangan perlu didukung informasi yang akurat dan disampaikan tepat waktu agar program pencegahan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Yang perlu kita benahi sekarang, bagaimana pola pelaporan,” demikian penekanan Rizal dalam pidatonya.
Ia menjelaskan, pelaporan tidak semata-mata menjadi urusan administrasi, tetapi juga merupakan instrumen penting untuk mengetahui kondisi masyarakat dan menentukan langkah tindak lanjut pemerintah.
Informasi yang terlambat diterima, lanjutnya, dapat menghambat respons terhadap persoalan kesehatan masyarakat. Karena itu, setiap pihak diminta memastikan hasil pendataan dan kegiatan di lapangan tersampaikan secara tepat waktu kepada instansi yang berwenang.
Rizal juga menyoroti pentingnya sinkronisasi informasi antara kader posyandu, puskesmas, dan Dinas Kesehatan. Ia meminta setiap kendala komunikasi maupun perbedaan informasi mengenai penyampaian laporan ditelusuri dan diselesaikan bersama.
Menurutnya, seluruh unsur terkait perlu duduk bersama untuk mengidentifikasi hambatan, memperjelas tanggung jawab, dan memastikan setiap laporan mendapatkan perhatian serta tindak lanjut yang diperlukan.
Ia menegaskan, keberhasilan penanganan stunting tidak dapat dibebankan kepada satu instansi atau individu saja. Tenaga kesehatan, kader posyandu, pemerintah desa, perangkat daerah, dan unsur pendukung lainnya perlu bekerja secara terpadu.
Rizal juga mengingatkan agar kegiatan pencegahan stunting tidak berhenti pada pembahasan formal dan teori, tetapi berorientasi pada pelaksanaan program serta penyelesaian persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Selain masalah pelaporan, Rizal mengungkapkan masih terdapat warga yang belum memiliki fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak, termasuk di wilayah Desa Kota Pulu. Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan perlunya pendataan keluarga secara menyeluruh agar kebutuhan dasar masyarakat dapat diketahui dan ditindaklanjuti.
Ketersediaan sanitasi yang layak dan kondisi lingkungan tempat tinggal merupakan aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan stunting. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan keterlibatan lintas sektor, mulai dari pelayanan kesehatan hingga program pembangunan dan kesejahteraan sosial.
Melalui Gerakan Cegah Stunting, Rizal mendorong seluruh jajaran terkait memperkuat kerja sama, meningkatkan kualitas pelaporan, serta memastikan setiap persoalan yang ditemukan di masyarakat memperoleh tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho, Ketua TP Posyandu Kabupaten Sigi Siti Halwiah, Staf Ahli PKK Sigi Roro Istanti, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Sigi Aiza Nuim, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sigi Edy Dwi Saputro, Kepala Dinas Sosial Ariyanto, Kasat Pol PP-Damkar Moh. Ambar Mahmud, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Samsir, Sekretaris Dinas Pendidikan Abd. Latif D. Saingat, Camat Dolo Muhammad Ali Aljufri, para kepala puskesmas, serta anggota posyandu di wilayah tersebut.
Penguatan koordinasi, ketepatan data, dan tindak lanjut terhadap persoalan keluarga menjadi bagian penting yang perlu terus dibenahi agar upaya pencegahan stunting di Kabupaten Sigi berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sumber: Humas Diskominfo Kabupaten Sigi
Pewarta : M S G
Editor : Bidiksulteng.com






