BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPolitik

Gubernur Anwar Hafid Sampaikan LKPJ 2025, Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan Sulteng

Dalam penyampaiannya, Gubernur memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang dijalankan melalui program strategis “Sembilan Berani”. Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan mulai menunjukkan progres sepanjang 2025.

Bidiksulteng.com,PALU — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (30/3/2026). Rapat berlangsung di Gedung DPRD Sulteng dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Arus Abdul Karim, serta dihadiri unsur Forkopimda, anggota dewan, dan jajaran pemerintah daerah.

Dalam penyampaiannya, Gubernur memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang dijalankan melalui program strategis “Sembilan Berani”. Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan mulai menunjukkan progres sepanjang 2025.

Pendidikan: Intervensi Bantuan dan Perluasan Akses

Di sektor pendidikan, pemerintah memberikan bantuan pendidikan kepada puluhan ribu siswa di 13 kabupaten/kota, termasuk beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu. Modernisasi sarana pendidikan berbasis digital juga mulai diterapkan di sejumlah sekolah, disertai pelatihan vokasional bagi generasi muda.

Namun, Gubernur mengakui masih terdapat tantangan signifikan, salah satunya rendahnya angka lulusan SMA/SMK yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari 37.993 lulusan tahun 2024, hanya sekitar 40 persen yang melanjutkan studi.

Kesehatan: Penguatan Faskes dan Jaminan Kesehatan

Di bidang kesehatan, pemerintah daerah mencatat penguatan layanan kesehatan masyarakat serta peningkatan kualitas fasilitas kesehatan. Cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu juga diperluas. Selain itu, status sejumlah rumah sakit terus ditingkatkan agar mampu menjadi rumah sakit rujukan dengan standar lebih baik.

Infrastruktur: Konektivitas dan Elektrifikasi

Gubernur melaporkan kemajuan pembangunan dan peningkatan jalan di sejumlah wilayah serta perluasan jaringan listrik desa. Program elektrifikasi menjadi prioritas untuk menjangkau puluhan ribu kepala keluarga yang belum teraliri listrik.

Selain itu, pengembangan konektivitas wilayah dan sektor ekonomi berbasis pertanian serta perikanan mulai menunjukkan hasil. Hal ini termasuk penguatan kawasan agroperikanan dan hilirisasi komoditas unggulan seperti rumput laut.

Ekonomi dan Sosial: Pemberdayaan dan Pengendalian Kemiskinan

Di sektor ekonomi, pemerintah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat, bantuan usaha ekonomi produktif, serta upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok. Program tersebut turut menjaga daya beli masyarakat dan menjadi bagian dari strategi pengendalian kemiskinan.

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah masih berada di atas rata-rata nasional. Sementara itu, angka kemiskinan terus menunjukkan tren penurunan, meski tetap menjadi pekerjaan rumah bersama.

Gubernur juga menyoroti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai salah satu indikator positif hasil pelaksanaan pembangunan daerah.

Tantangan Strategis

Meski mencatat sejumlah capaian, Anwar Hafid menegaskan masih banyak tantangan yang harus diselesaikan. Beberapa di antaranya adalah tingginya angka rumah tidak layak huni, persoalan peredaran narkoba, konflik agraria, serta dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan.

“Pembangunan tidak hanya soal capaian angka, tetapi bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sinergi dan Komitmen Pemerintah

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta DPRD dalam mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah terpencil.

Menutup penyampaiannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas kolaborasi DPRD dan para pemangku kepentingan.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan program pembangunan berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Anwar Hafid.

Editor : Bidiksulteng

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close