BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPolitikSigiSOROTAN

Komisi III DPRD Sigi RDP bersama Dinas PUTR, Fokus Infrastruktur Jalan, Irigasi, dan Jembatan Sekolah

Bidiksulteng.com,SIGI — Komisi III DPRD Kabupaten Sigi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) awal tahun 2026 bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) di ruang rapat DPRD Sigi, Selasa (20/1/2026).

RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPRD Sigi, Herman Latabe, dan dihadiri anggota Komisi III lainnya, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sigi Ir. Edy Dwi Saputra, yang juga sering disebut dengan nama panggilan Edy Mills.

Sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya peningkatan jalan kabupaten dan jalan desa, pengawasan program cetak sawah baru, perencanaan irigasi, serta pembangunan jembatan penyeberangan.

Herman Latabe menyampaikan bahwa Komisi III menaruh perhatian besar terhadap upaya peningkatan kualitas jalan, baik yang menjadi kewenangan kabupaten maupun desa.

Selain itu, pengawasan terhadap program-program PUPR juga menjadi pembahasan penting, termasuk program cetak sawah baru yang secara teknis dikoordinasikan oleh Dinas PUPR meskipun pelaksanaannya melibatkan TNI.

“Setelah sawah baru tercetak, yang harus kita pikirkan adalah pengairannya. Kalau sawah sudah ada tapi irigasinya tidak tersedia, tentu akan menyulitkan petani,” kata Herman.

Ia menegaskan, perencanaan irigasi harus dilakukan sejak awal, seiring dengan pelaksanaan program cetak sawah baru. Menurutnya, perencanaan irigasi untuk puluhan hektare lahan sawah baru menjadi kebutuhan mendesak agar program tersebut dapat berjalan optimal.

“Jangan sampai sawah sudah dicetak, tetapi tidak bisa dimanfaatkan karena tidak ada irigasi. Kalau tidak ada air, apa yang mau ditanam?” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Sigi, Irma Haflianty Yangka, menambahkan bahwa salah satu program prioritas Dinas PUPR lainnya adalah pembangunan jembatan penyeberangan.

Jembatan tersebut diprioritaskan oleh pemerintah daerah untuk menunjang akses anak-anak menuju sekolah.

“Banyak jembatan yang memang sangat dibutuhkan, terutama yang dilalui oleh anak sekolah. Ini menjadi perhatian agar keselamatan dan akses pendidikan mereka bisa lebih terjamin,” kata Irma. (Id)

Related Articles

Close