BERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALSigiSOROTAN

Bupati Sigi : Soroti Banyaknya Kades Yang Tidak Hadir Dalam Kegiatan Sinkronisasi Dan Harmonisasi RPJMD 2025-2029

Bidiksulteng.com,SIGI – Bupati Sigi Mohamad Rizal menyoroti rendahnya kehadiran sejumlah kepala desa dalam kegiatan Sinkronisasi dan Harmonisasi RPJMD Kabupaten Sigi,propensi sulawesi Tengah,Tahun 2025–2029 dengan RPJM Desa dan APBDes, yang digelar pada Jumat (30/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kesenian RTH Taiganja Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru itu sejatinya wajib dihadiri seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Sigi. Forum tersebut dinilai sangat penting karena menjadi ruang penyelarasan arah pembangunan daerah dengan perencanaan desa, sekaligus memastikan penggunaan anggaran desa berjalan sejalan dengan prioritas pemerintah kabupaten.

Dalam sambutan awalnya, Bupati Rizal menyampaikan kekecewaannya terhadap minimnya kehadiran kepala desa.

“Dalam acara hari ini saya melihat tidak banyak kepala desa yang hadir, padahal ini untuk kalian. Para kades meminta kepada saya agar gaji dibayarkan setiap bulan, sekarang saya jawab. Asistensi dan semua dinas terkait PMD dan keuangan ada di ruangan ini.

Saya sudah suruh standby dari jam sembilan, tapi tidak lengkap semua. Ini demi kebaikan kalian, tapi malah malas datang,” tegasnya.

Ia bahkan mengingatkan bahwa kepala desa yang tidak serius membangun wilayahnya perlu dievaluasi.

“Kalau tidak siap bangun desa, tolong mundur. Saya serius ini. Apalagi kalau program kalian tidak dijalankan dengan baik, saya akan evaluasi. Desa ini ujung tombak pembangunan,” lanjut Rizal.

Bupati juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah telah memenuhi permintaan para kepala desa terkait pembayaran gaji bulanan, namun ia berharap hal tersebut dibarengi dengan semangat kerja dan tanggung jawab.

“Kalian minta digaji per bulan, sudah saya lakukan. Tapi kalau malas dan tidak semangat bangun desa, percuma. Mari kita serius bangun Sigi. Desa menjadi ujung tombak, semua persoalan ada di desa. Apa pun yang saya rencanakan akan percuma kalau tidak didukung oleh desa,” katanya.

Menurut Rizal, desa-desa yang menjadi kantong kemiskinan dan memiliki persoalan kompleks justru membutuhkan keseriusan seluruh aparatnya.

“Di desa ada kantong kemiskinan dan masalah yang kompleks. Hari ini kita mau meramu solusi. Saya mohon ayo semangatlah. Saya pastikan kalian sejahtera, terima gaji per bulan, jadi mari sama-sama kita bangun Sigi dari desanya. Jangan malas-malasan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Rizal juga mengabsen sejumlah camat dan kepala desa dari Kecamatan Dolo, Biromaru, Marawola, serta beberapa wilayah lain yang tidak hadir lengkap. Padahal, wilayah-wilayah tersebut berada dekat dengan Kota Palu dan dinilai strategis dalam pembangunan daerah.

Sebaliknya, ia justru mencatat kehadiran dari Kecamatan Pipikoro yang relatif lebih lengkap meskipun jaraknya jauh dari pusat pemerintahan.

“Ayo seriuslah. Ini kegiatan saya buat untuk kalian, tapi kalian tidak serius. Tidak usah dulu berbicara soal Dana Desa karena itu ada aturannya tersendiri, tapi ADD yang kita minta ini bagian dari kalian semua,” tutupnya. (Id)

Related Articles

Close