BanggaiBanggai KepulauanBanggai LautBERITA UTAMALINTAS SULTENGLIPUTAN KHUSUSNASIONALPaluPOLHUKAM

Tim SAR Gabungan Cari Lansia yang Dilaporkan Hilang di Perkebunan Nuhon

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR, Rusmadi, dalam laporan operasi SAR menjelaskan bahwa korban memiliki riwayat penyakit pikun dan hingga laporan diterima belum kembali ke rumah.

Bidiksulteng.com,LUWUK BANGGAI – Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang di kawasan perkebunan Desa Pakowa Bunta, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Korban diketahui bernama Asda Lamuda (65). Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban diduga hilang setelah pergi ke kebun yang berada sekitar satu kilometer di belakang rumahnya pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR, Rusmadi, dalam laporan operasi SAR menjelaskan bahwa korban memiliki riwayat penyakit pikun dan hingga laporan diterima belum kembali ke rumah.

Sebelum melaporkan kejadian kepada Pos SAR Luwuk, keluarga bersama pemerintah desa telah melakukan pencarian secara mandiri. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Laporan kemudian diterima Pos SAR Luwuk pada Minggu (2/8/2026) pukul 15.07 WITA dari pihak keluarga yang diwakili Idris.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Luwuk bersama unsur potensi SAR bergerak menuju lokasi dan tiba di Desa Pakowa Bunta sekitar pukul 19.30 WITA.

Setibanya di lokasi, tim melakukan koordinasi dengan keluarga korban serta pemerintah setempat. Selanjutnya, sekitar pukul 20.00 WITA, tim melaksanakan asesmen di area lokasi kejadian guna menyusun rencana operasi pencarian.

Pada pukul 21.00 WITA, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing. Karena pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil, operasi SAR dihentikan sementara dan dijadwalkan dilanjutkan keesokan harinya.

Pencarian Dilanjutkan dengan Tiga SRU

Memasuki hari kedua, Senin (3/8/2026) pukul 07.00 WITA, Tim SAR Gabungan kembali menggelar briefing untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, serta pembagian tugas sesuai prosedur operasi Basarnas.

Pencarian dimulai pukul 07.15 WITA dengan membagi personel ke dalam tiga Search Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan penyisiran dari titik lokasi kejadian ke arah selatan.

SRU 2 menyisir aliran sungai sepanjang sekitar dua kilometer.

Sementara SRU 3 melakukan pencarian dari udara menggunakan drone thermal dengan radius pencarian sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, BPBD Banggai, Polsek Nuhon, pemerintah setempat, serta masyarakat.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan, antara lain Rescue Car, drone thermal, peralatan jungle rescue, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi.

Hingga laporan perkembangan terakhir yang disampaikan Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR, Rusmadi, proses pencarian masih terus berlangsung dan hasil operasi akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.

Sumber :Rusmadi | Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR
Pewarta : MSG
Editor : Bidiksulteng.com

Related Articles

error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.
Close